Cerita Dewasa, Tadi Pagi Hot Banget Mas..?

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot - Tadi Pagi Hot Banget Mas..? - Awal Januari 2015, semua nama aku samarkan, Mas Jhon itu panggilanku di rumah.. pulang pagi mendekati subuh.. Sekitar jam 0415 waktu Cilandak – Jakarta Selatan.. Jalan gontai, kecapean karena pulang entertaint klien. Sampai depan rumah ambil kunci di dalam tas selempang andalanku... buka pintu dan lepasin semua yang ada di badan....


Pelan-pelan aku jalan menuju kamar mandi di belakang berbatasan dengan dapur, cuci muka dan bersih-bersih badan.. sambil berpikir tentang produksi yang mudah-mudaha akan aku dapat dalam dua atau tiga minggu ke depan.. lumayan bisa buat hidup keluarga selama empat bulan kedepan..

Namanya juga pekerja di perusahaan broker asuransi, dan pastinya entertaint klien itu perlu... ditambah tadi itu, aku memang minum minuman beralkohol  agak banyak.. tapi untungnya masih bisa konsentrasi pegang setir dan selamat sampai di rumah.

Selesai dari kamar mandi aku langsung menuju kamar, hanya pakai sarung yang sudah disiapkan di depan kamar mandi dan telanjang dada, aku buka pintu kamar perlahan. Kuatir membangunkan istri dan anak- anakku. Kamar kami memang menjadi satu, berhubung  di rumah mertuaku memang cuma ada tiga kamar.

Mertuaku tidur di kamar depan dan adik iparku tidur di kamar belakang. Kaget pas aku buka pintu kamar dan aku nyalakan lampu, ternyata adik iparku, Andini, tidur di kamar kami. Selain itu, tumben juga nih, kok gak ada yang terbangun. Mungkin karena dinginnya AC dan cuaca yang mendukung setelah hujan malam tadi.

Yang paling aku kaget dan bikin horny, cara tidur Andini yang berantakan, jadi rok dasternya tersingkap sampai di atas perut. Hasilnya aku bisa menikmati melihat paha, bongkahan memek (yang menurutku) masih gadis/perawan, walaupun tidak semulus dan seputih paha istriku sendiri, Olivia. Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot.

Mataku tetap memandangi memeknya dengan jembut yang rada jarang. Andini pakai celana dalam yang agak kendor dan tipis, jadi semua bisa terlihat dengan jelas, apalagi lampu aku nyalakan. Haduuuh... Pemandangan yang membuat aku makin pusing dan horny di pagi hari buta.

Puas aku melihat memek Andini, penasaran sih pengen pegang dan ngepel alias jilAndini, tapi kan ada Olivia. Berabe kalau Andini teriak. Ya sudah, aku tahan dan sengaja aku matikan lampunya lagi tanpa menutup pintu, dan pelan tapi pasti aku keluar kamar lagi dan jatuhkan botol kosong di dekat dispenser, biar salah satu dari mereka bangun.

Istriku ternyata yang pertama kali terbangun dan langsung menegur Andini, kalau dasternya tersingkap. “Andini, dastermu itu.. Untung Mas Bro di luar tuh..” kata Olivia. Andini langsung rapikan dasternya, lalu bangun dan langsung menuju kamarnya tanpa melihat aku yang sedang minum tapi memperhatikan pantatnya yang bulat.

Memang adik iparku ini lebih tinggi dan agak cubby, dengan toket yang ukurannya lebih besar daripada kakaknya. Sebenarnya proporsional, tapi kulitnya eksotis Indonesia, sawo matang kekuningan. Sedangkan istriku lebih pendek dan sintal, dengan kulit putih mirip orang cina. Wajah mereka sama-sama cantik dan bikin penasaran orang yang melihat.

Aku masuk ke kamar dan langsung masuk ke dalam selimut di samping istriku, sambil cium pipinya dan peluk badannya. Ternyata istriku NO BRA, akhirnya aku coba rangsang dia dengan pegang dan puter-puter pelan pentil kecilnya. Istriku melengguh pelan,”Piii, gak capek..? kan baru pulang..?” tanya istriku.

“Kalau pulang yang didapat kayak begini” sambil aku remas dan isep toketnya. “Gak akan pernah cape aku” dan kusingkap dasternya. Aku telanjangi Olivia dengan sedikit kasar sambil aku isap pentilnya, dan dia menikmati setiap rabaan dan cumbuanku. Lengkuhannya saat aku pegang dan gerayangi memek nya.

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot, Bugillah istriku hanya dengan celana dalam seksi G string tali sampingnya saja. “Piiiii.. aku horny” saat jari tangan kiri ku membuat basah memek nya dan masuklah jari tengah ke dalam memek Olivia. Disaat yang sama bibirku tidak diam, mengarah ke semua penjuru toket, leher dan pentil Olivia.

“Uuuukhhhh.. Papiiiiii... Cepetaan..!!!” Aku lepas sarung yang aku pakai dan tongki ku aku arahkan ke mulut Olivia, dan aku ganti jari tengah tangan kiriku dengan mulutku yang sekarang sudah menghisap memek indah milik Olivia dan tangan kananku melepas tali G String nya, posisi kami menjadi 69, aku diatas.

“Mmmffh....mmffh..slruuuph..slruuuph..” suara horny Olivia dan hisapan mulutnya ke kontol ku. Aku terus jilatin dan hisap klitoris Olivia, sampai akhirnya...“Aaaaakkkhkhhhh...piiii..”dijepitnya kepalaku dengan pahanya.

Dengan kedua tangannya peluk pinggang dan lidahnya hisap dan jilat daerah antara sunhole dan kontolku. Orgasme pertama untuk Olivia. Aku langsung balik badan dan masukkan kontol ku ke dalam memek Olivia..Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot.

“Sleeeeeph... saking basahnya belahan memek Olivia, jadi langsung masuk semua kontolku ke dalam memek nya... dan dia melengguh lagi.. “aaaaakkkkhhh.. Papiiiiiihhh...eeeennnnaaaakkkhhhh ... nyaahhh....” lalu dia gigit bibir bawahnya sambil menaikkan bagian perut dan dadanya agak keatas dan menahan nafasnya, menikmati sodokan kontolku yang tiba-tiba dan agak kencang.

Aku akui, memang hari ini aku sangat nafsu dengan Olivia, istriku, karna Aku diamkan sebentar kontolku yang memang keras dan agak panjang sekitar 17cm itu di dalam memek Olivia. Pelaaaaaan... perlahaaaan... aku tarik.. dan aku sodok agak keras ke memeknya... pelaaaan... perlahaaan... aku tarik dan aku sodokkan lagi ke memek nya berulang-ulang... sampai 15 kali... Sebenarnya kuatir juga... kuatir kalau anak-anak bangun..

Aku lirik mereka.. dan aku bisikkan ke telingan Olivia untuk pindah di lantai saja, pakai kasur lipat yang sudah setia menunggu kami di bawah tempat tidur jati kami yang kokoh ini. “Piiii.. cepeet ya sayang.. sudah mau subuh..?” kata istriku.

Memang setiap kali ngentot, kami butuh waktu antara 45 menit sampai satu jam dan aku anggukkan kepala tanda setuju, ditambah memang aku butuh istirahat secepatnya, karena besok siang aku harus ke kantor untuk buat laporan kerja. Istriku tidur telentang dengan kaki agak sedikti terbuka di kasur lipat yang sudah aku gelar sebagai alas per-ngentotan kami. Aku langsung tindih dan masukkan kontolku..
.
“Sleeeph... Cleepot ...Sleeephhh... Cleepot .....Sleephh... Cleepot......” Bunyi yang keluar dari memek Olivia yang basah dan terdengar suara seperti kentut memek nya ditambah dengan beradunya paha kami.. “Akkh..Akkh..Ayaaah.. Nikmat banget kontol Papi... Ayo sayaanggghhh..Aakkh.. Enak kontol Papi...Akkkhh...Akkkhh..Akkkhhh....”Olivia meracau tertahan.

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot. Dan sambil aku sodok terus memek Olivia, aku bisikkan ke kupingnya “Apa..yang.. Nikmat Buunda...?? Apa...yaaang.. ennnakkkh Buuuundaa..???” “Koo..ooon..toooll.....Paaa…piii Ennnnaakkkh ………. “Kooo..ooon..toooll...Papiiiii...Nikh..maaattth. ..”

“Terrrr..rruuuuusss...piiiiiiiiiiiiii ..Akkkhuuu..maa auuuhhhggh...keeeeluuuaaaarrrhhhh....”Sambil meracau dan menjawab pertanyaanku... Olivia orgasme yang kedua.. Aku langsung ubah posisi Woman On Top (WOT) tanpa memberikan waktu istirahat kepada Olivia.. dan Olivia langsung memutar-mutarkan.. dan memaju mundurkan pantatnya hampir bersamaan..

Dengan desahan yang luar biasa liar.. Aku remas toketnya dan aku juga imbangi permainan pantat nya dengan menusuk-nusuk memek nya yang bergerak membabi buta..“Aaakkkhhhhhh... Paaapiiiiiii...” lengkuhan panjang dan nikmat dia dapat kembali.. orgasme Olivia ketiga.. dan rebahkan badannya ke dadaku.

Tapi aku tidak berhenti juga menusuk memek Olivia..Bahkan makin kuat aku menusuk-nusuk memek Olivia.. Sebentar kemudian aku merasakan ada yang mau meledak di batang kontolku.. daaaannnn.... “Aaaaakhhhhh..Buuuuunnnnnddddhhhhaaaa...” melesat semua pejuh ku ke dalam rahim Olivia, sampai lima kali tersemprot di dalamnya dan terus tersenggal-senggal semua badan dan kontolku menikmati orgasme yang hebat dan Olivia juga menikmati permainan keras pagi itu.

Setelah kepuasan kami dapat, tanpa sadar kami tertidur pulas sekitar 15 menit-an dengan kontolku masih berada di dalam memek Olivia, dan kami terbangun pada saat kami mendengar bunyi kokok ayam tetangga, ternyata sudah jam 05.55.

Untungnya lagi, anak-anak belum terbangun dari tidur nyenyak dan mimpi indah mereka. Istriku terburu bangun sambil menarik memek dari kontolku dan hal itu membuat kontolku terbangun tuing tuing dengan cepatnya. Lalu kami merapikan ajang pertempuran dan aku melanjutkan kembali tidur di tempat tidur bersebelahan dengan anak-anak menggunakan sarung saktiku. Karena tanpa sarung itu, tidurku tidak akan nyenyak.

PAPI.. CAPE BANGET YA..ANAK-ANAK SUDAH RAPI DAN AKU BAWA ANAK-ANAK KE RUMAH BIBI PENGASUH. BIAR MEREKA GAK GANGGU TIDUR NYENYAK PAPI. AKU BERANGKAT SENDIRI AJA KE KANTOR NAIK OJEK. SUDAH TELAT JUGA.. KALAU HARUS BARENG PAPI... BELUM MACETNYA.. OKEY PAPI.. KONTOL NYA AKU YANG NIKMAT DAN ENAK DIJAGAIN YAAA.. MUUACHH. PAPI LEBIH HEBAT DARI BIASANYA PAGI INI.....

BUNDA …

Secarik kertas aku dapati di samping tempat ku tidur di kasur yang empuk.

Ternyata sudah jam 09.00 pas, saat aku terbangun dari tidur nyenyakku. Terdengar suara orang mandi, pasti si Andini, kalau mandi lama. Dan kontol ku ikut bangun, karena aku ingat pagi tadi aku lihat memek dan jembut Andini itu. Aku bangun dari tempat tidur dan langsung ke kamar mandi. Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot.

Tepat saat Andini keluar dari kamar mandi, langsung saja aku kencing tanpa tutup pintu dan kembali ke ruang tamu di depan kamarku untuk minum air putih dan kopi yang telah dingin hasil racikan Olivia sebelum dia berangkat kerja tadi. Setelah itu, aku kembali ke kamar mandi dan langsung mandi, sedang Andini sudah menutup pintu kamarnya dari tadi untuk siap-siap kerja.

Oh iya.. Andini itu bidan di Rumah Sakit Ibu dan Anak terkenal di Jakarta. Selesai mandi, aku keringkan badanku dan hanya melilitkan handuk untuk menutupi kontol ku,langsung menuju kamar untuk ambil celana dalam, sedangkan baju kerjaku ada di kamar Andini. Tapi Andini belum selesai juga dalam kamar..

“Hadduuh, lama banget nih adik ipar gue..” rutukku. Akhirnya aku ketok kamar Andini untuk ambil pakaian kerjaku. Lemari pakaianku Olivia dan aku memang ada di kamar Andini, karena tempat yang tidak memadai di kamar kami untuk menaruh lemari di dalam. Setelah Andini buka pintu, ternyata dia masih menggunakan handuk dan masih mengeringkan rambutnya yang panjang bergelombang.

“Lama banget sih Andini, mau bareng ke depan gak..?” aku tanya Andini. “Iya Mas.. bareng.. “ jawab Andini spontan. “Tapi bentaran.. aku libur kok.. aku cuma mau jalan ke Mal deket rumah” lanjutnya. Tiba-tiba Andini tanya aku yang masih mengambil celana dan memilih baju yang cocok.

“Tadi pagi hot banget Mas..?” “Sampai kedengeran ke sini” katanya lagi. Kaget juga aku, dan spontan aku jawab “Biasalah.. nanti juga kamu akan begitu” “Enggak laaah.. aku sih santai kalee.. Gak
mau kayak gitu ah.. maluuu..” jawab Andini. Dan aku senyum-senyum sambil keluar kamarnya, tapi sebelum keluar kamar Andini bicara yang membuat aku agak kaget dan spontan berhenti.

“Mas.. kalau tidur ditutup sarungnya..jangan dibuka kayak tadi.. kemana-mana tuh..!!” kata Andini. Spontan aku kaget, dan tanya ke dia,”Masa sih Andini??” “Yaah.. namanya juga tidur.. mana aku tahu..” lanjutku sekenanya. “Untung gak ada orang tadi, makanya langsung aku tutup pakai sarung..” kata Andini. Makin kaget aku.. “Gila lu ya.. Masa sih..??” sambil garuk-garuk kepala.

“Daah, santai aja.. lagian aku kan cuma nutup doang..” Kata Andini “Iya.. nutup doang, tapi kan lihat.. Iya kan..?” tanyaku penasaran. “Dikit Mas.. salah sendiri ngacung gak jelas.. mana keras banget lagi kayaknya..” Otakku langsung ngeres dan aku taruh baju di kamarku, lalu aku balik ke kamar Andini sambil tanya.Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot.

“Emang kamu lihat ya Andini..?” “Iya lahhh.. lumayan.. cukuplah..” katanya. “Halaaaah.. paling-paling juga kontol pacar mu gak segede aku” ledekku ke Andini. “Enak aja.. lebih panjang dikit doong..” spontan dia jawab. “Nah looh.. jadi...” sambil aku tunjuk dia. Muka Andini langsung merah dan dia tutup mulutnya pakai tangan kanannya..

“Hahahaha.. nah bandel ya.. ??” kataku sekenanya. “Gak kok Mas.. gak ngapa-ngapain.. cumaaa... dikit doang..” katanya. Aku langsung memberanikan diri masuk ke kamarnya dan tutup sambil kunci kamar Andini. Dia sempat kaget karena aku juga langsung buka handuk yang melilit di pingganku.

“Mas.. mau ngapain..?” kaget dia sambil mundur dan terduduk di tempat tidurnya. “Kamu curang.. kamu kan sudah lihat kontol ku, sekarang gantian.. aku lihat memek kamu..!” kataku. “Gak ah...!” “Aku teriak nih..!” dia mengancam. Aku gak kalah cerdik, langsung aja aku jawab.

“Silahkan teriak.. toh kita berdua di kamar, kamu cuma pakai handuk.. sama dengan aku kan..??” “lagi pula ini sudah tanggung, cuma minta dicium doang kontolnya aku..” menenangkan Andini. “Bener ya Mas.. Cuma aku cium doang..” tanya dia.Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot.

“Aku baru sekali Mas.. sumpah deh.. itu aja sakit, tapi ada darah keluar” Andini mengakui perbuatannya dengan pacarnya. “Ya sudah.. gak apa-apa.. aku gak akan adukan ke siapa-siapa..” jawabku menegaskan. Lalu aku majukan kontolku ke muka Andini.

Awalnya dia pegang dan cium-cium kontolku dan ditambah agak dijilat- jilat kecil oleh lidahnya. Semakin lama pastinya sentuhan, ciuman dan jilatan lidah Andini membuat kontolku semakin membesar dan tegak sempurna. “Isep aja Andini..!” perintahku dengan lembut sambil mengelus rambut samping sebelah kupingnya.

Tanpa menunggu lama, Andini langsung masukkan kontolku ke mulutnya dan menghisap juga memaju mundurkan mulutnya. Tanpa sadar, handuknya terlepas dengan tidak sengaja dan terlihatlah toket besar adikku dengan puting yang masih kecil, ditambah masih segar agak kemerahan warnanya.

Tangan kiriku tidak tinggal diam, langsuung aku pegang dan remas toket besar itu, yang aku tah ternyata 36D, itupun karena dia yang bilang. Remasan tanganku ke toketnya membuat Andini semakin terangsang dan makin dia cepat memaju mundurkan mulutnya sambil menghisap kontolku.

Setelah beberapa lama, aku hentikan kegiatan blow job nya, yang menurutku sangat piawai. Lalu aku berdirikan dia dari tempat tidur tempat Andini duduk, dan aku cium perlahan pinggiran bibirnya dengan perlahan. Terus aku ciumi lehernya, kembali naik ke atas ke arah pinggir bibirnya dan aku cium bibirnya dengan perlahan pula.

Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot. Memang Andini sudah sangat termakan nafsu, saat aku cium bibirnya, dia malah membalas dengan pagutan yang penuh dengan birahi. Tangan kiriku masih memainkan toketnya, dan tangan kananku mulai bergerak mengarah ke punggungnya, lalu perlahan dan pasti mengarah ke bongkahan pantatnya yang bulat dan mengkal..

lalu perlahan mulai mengarah ke memeknya yang luar biasa basah oleh cairan intim Andini sendiri. “Mhaaaaasss.. aku keppp...phheengg..nngeen...” ratapan nafsu birahi Andini mulai menjalar. “Iyaaa.. sayangggg.. kamu duduk ya dan tiduran.. Mas buat kamu enak dan menikmati surga..!” kataku Andini duduk dan langsung tidur di tempat tidurnya, aku langsung menciumi toket nya yang besar dan mejilatinya dengan halus dan perlahan..

Lalu putingnya aku cium dan aku pilin-pilin dengan hati-hati.. aku hisap dari pelan sampai aku gemes dan aku sedot penuh nafsu.. sehingga di beberapa bagian toketnya meninggalkan cupangan yang cukup banyak.

Aku sejajarkan tubuh Andini dengan tempat tidur dan aku naiki tubuhnya. Pelan... pelan.. sambil aku tatap wajah dan matanya.. lalu.. aku cium dan pagut bibirnya yang sedikit terbuka.. perlahan namun pasti, aku raba dan sentuh memeknya. Dan Andini melengkuh dengan gemetaran... “Mhaaasssss... oooohhhkk.. akhuuuu... maaa..uuuu..phippp..piiisss..” Andini agak meregang.

“Pipis aja Andini.. gak apa-apa..” jawabku. Pelan-pelan aku tindih dan arahkan kontolku ke lubang memek nya. Dan perlahan aku tempelkan ujung kontolku ke depan mulut memeknya.. Andini pasrah.. dia hanya bilang “masukin Mas.. aku mau.. cepetan...” Tanpa dikomando ulang aku langsung tusuk perlahan dan pelan sekali, karena aku yakin pasti sakit jika langsung aku masukkan kontol ku ke memeknya.

Perlahan.. kepala kontolku bisa masuk sempurna.. lalu setengah kontolku.. sambil aku maju mundurkan.. pelan-pelan.. dan Andini hanya mendesah dan mengerang sakit.. tapi enak... Tanpa menunggu waktu yang lama... akhirnya kontolku bisa masuk dan aku diamkan sebentar di dalam memek Andini. Lalu aku tarik pelaaaan.. tapi Andini terkaget-kaget.. sambil meliukkan badannya..

“Mhaaasss.. ennnaaakk..bangggeeeettt..oooohhhkk...” Lalu aku masukkan perlahan lagi.. terus… terus..terus seperti itu dan akhirnya kurang dari 5 menit Andini mengalami orgasme yang luar biasa hebat.. sambil memeluk badanku... “Aaaakkkkhhhhhhhhhh....Mmmmhhaaaaaasss ....ooooohhh k..” Dan aku tetap merasakan cairan keluar dari lubang memek nya dan mendiamkan kontolku di dalam memeknya.. “Enak banget mas..” hanya itu yang dia bilang, setelah hantaman orgasme Andini mereda.


“Kita lanjut ya..” tanyaku dengan kontol masih di dalam memek Andini. Tetap dengan perlahan aku sodokkan kontolku ke dalam memek Andini. Tetapi lama-kelamaan memang aku percepat sodokan-sodokanku ke dalam memeknya. Memang, mungkin baru sekali memeknya disodok oleh pacarnya. Karena semppitnya memek Andini sungguh luar biasa berasa dan aku benar-benar sudah merasakan akan ada ledakan yang maha dahsyat dari kontolku.

Andini merasakan hal yang sama dan kami saling mengimbangi permainan dengan menggoyangkan pantat kami secara beraturan. Andini menghantamkan memeknya dari bawah, sedangkan aku makin mempercepat sodokanku. Yang pada akhirnya.... “Aaakkhh..oohhhh..Mmmhaaassss..., Aaaaakuuuu.. kheeeeluuaarrrhhkkk..”Andini meregang tertahan. Cerita Sex, Cerita Dewasa, Cerita Hot.

“Diiiinnnn.. akhhuuuu jhuuuggg..ghaaa..” sambil membenamkan seluruh kontolku ke dalam memek Andini yang sempit dan tersemprotlah beberapa kali pejuhku ke dalam memek Andini dan merasakan mentok sampai ke rahimnya. Kami terdiam dan menghayati gelombang perasaaan nikmat dan puas.. sambil berpelukan..

Itu semua kami lakukan hanya dengan gaya missionary.. standard style of fucking. Dan sejak saat itu,kami selalu lakukan berulang-ulang saat ada kesempatan. Dan sejak awal bulan.. Andini dan aku sudah melakukan 25 kali mengentot nikmat di setiap kesempatan. Dan kebetulan memang adik iparku, Andini, lagi cuti 6 hari.

tags #Cerita Dewasa, Cerita Mesum, Cerita Ngentot Janda, Cerita Ngentot Pembantu, Cerita Ngentot Perawan, Cerita Panas, Cerita Pemerkosaan, Cerita Seks Indonesia, Cerita Seks Sedarah, Cerita Selingkuh, Cerita SEX, Cerita Skandal, Cerita Tante Girang, Cewek Telanjang, Foto Bugil, Memek Perawan, Tante Girang, Toket Gede Mulus

Subscribe to receive free email updates: