Cerita Dewasa, Ketemu Herlina Si Janda Muda

Situs cerwasa.com selalu menyajikan Cerita Sex Dewasa Terbaru Disertai Foto Cewek - Cerita bokep trebaru dan terpanas sebelumnya yang berjudul Istriku Tergila-gila “Miliknya” Pelatih Fitnes, dan pada kesempatan kali ini situs cerwasa.com akan membagikan cerita sex dewasa baru yang tidak kalah seru nya dengan judul Ketemu Herlina Si Janda Muda

SELAMAT MENIKMATI !!!


Cerita Dewasa, Ketemu Herlina Si Janda Muda - Panggil namaku Norman, aku berusia 23 tahun dan saat ini aku bekerja sambil kuliah. Cerita ini bermula ketika saat aku jalan-jalan dengan teman-teman di suatu kawasan di Jakarta yang memang sudah cukup terkenal di kalangan anak muda. Saat aku sedang melintas di jalan Sudirman aku melihat seorang wanita dan kami pun berkenalan.

Dia bernama Herlina dan dia masih berumur 19 tahun dengan tinggi kurang lebih sekitar 170 dan dengan ukuran bra sekitar 36 C akhirnya aku menawarkan dia untuk mengantar pulang dan dia pun setuju, maka akhirnya kami jalan pulang tanpa ada sesuatu yang lebih.

Kesokan harinya pada pukul 10.00 Herlina menghubungi aku via HP.

"Hallo, Norman ya?"
"Siapa nih?", tanya aku
"Herlina, masa lupa yang semalam kenalan.."
"Oh, iya.. lagi dimana nih."
"Lagi di Blok M, kamu ada acara nggak hari ini?"
"Ehmm, nggak ada tuh kenapa?", jawab aku
"Bisa jemput?"
"Okey.... dimana?"
"Di McDonald Blok M aja ya jam 11.00"
"Ok"

Singkat cerita langsung aku meluncur ke arah Blok M Sesampainya disana kami ngobrol sejenak lalu kami memutuskan untuk pergi.

"Mau kemana nih?" tanya aku
"Terserah kamu aja.."
"Main kerumahku sebentar yuk mau nggak?"
"Ok", jawabnya dengan santai.
"Ga takut?", tanya aku
"Takut apa?"
"Kalo diperkosa gimana?"
"Ga usah diperkosa juga mau kok.. he.. he.." sambil melirik kearahku dan mencubit manja pinggangku.
"Bener nih?" kataku
"Siapa takut?" jawabnya

Lalu segera kita meluncur ke arah rumahku di bilangan Tebet yang memang sehari-harinya selalu kosong. Begitu sampai aku lalu mempersilahkan Herlina untuk masuk lalu kami duduk bersebelahan dan aku menggoda dia.

"Bener nih nggak takut diperkosa?"
"Mau perkosa aku sekarang?" ujarnya sambil membusungkan dadanya yang montok itu.

Aku tidak tahu siapa yang memulai tiba-tiba bibir kami sudah saling bertemu dan saling melumat, dan memainkan lidah nya di mulutku. Tangan kirinya melepas bajuku dan aku tak mau ketinggalan, aku ikut membuka kaos ketatnya itu dan melepas BH nya. Ciumanku menjalar menyusuri leher dan belakang kupingnya.

"Aaaaaccchhhhhhhhhhhhhh.. esstttttttttt.. terus yankkkkkkkkkkkkk..",

Herlina udah mulai meracau tidak jelas saat lidah aku turun ke dadanya diantara kedua bukitnya. Lidahku terus menjalar dibuah dadanya namun tidak sampai pada pentilnya. Herlina mendesah-desah,

"Mannn.... isep Man.... ayo Mannnnn..... gue pingin elo isep Mannnnnnnnnnn.."

Namun aku tidak memperdulikannya dan masih bermain di sekitar pentilnya dan turun ke perut sambil perlaha-lahan tanganku membuka celananya dan masih tersisa celana dalamnya. Akhirnya kepalaku ditarik Herlina dan ditempelkannya teteknya ke mulutku.

"Ayo Mannnnnn..... isep Mannnn.... jangan siksa gue Mannnn..............."

Akhirnya mulutku menghisap tetek sebelah kirinya sedangkan tangan kanan ku meremas-remas tetek sebelah kanannya.

"Ohh.... aacchhhhhh.. essttttttt.. enak Man terus sedot yang keras Man.... gigit Man ohh...........", racaunya.

Sambil kusedot teteknya bergantian kiri dan kanan tanganku bergerilya di bagian pangkal pahanya sambil menggosok- gosok klitorsnya dari bagian luar celana dalamnya. Herlina pun tidak sabar, akhirnya dia membuka celanaku termasuk celana dalamku sehingga mencuatlah 'adekku' yang sudah berdiri tegak itu dan Herlina terpana.

"Ooohhhh....Gila gede banget Man punya elo.."

Dan tanpa dikomando langsung Herlina memasukan kontolku ke dalam mulutnya yang mungil, terasa penuh sekali mulut itu, Herlina menjilat-jilat ujung kemaluanku terus turun ke bawah sampai seluruh batangnya terjilat olehnya.

"Ah.. enak Lin..... terus Lin ,,,,,,,,," aku pun menahan nikmat yang luar biasa.

Akhirnya aku berinisiatif dan memutar tubuhku sehingga posisi kami menjadi 69. Sesaat aku menjilati bagian bibir vaginanya. Herlina mendesah.

"Aaaacchhhhh... Edannnn..... enak banget Man esst.. terus Mannnnnnnnnnnn.." Akhirnya Herlina menggelinjang hebat ketika lidahku menyentuh bagian klitorisnya.

"Aaacchhhhhhhhhh.. Man aku sampai Mannnnnnnnnnnnnnnn.." sambil mulutnya terus mengelum penisku sedotan Herlinapun semakin cepat dan kuat pada penisku maka aku merasakkan denyut-denyut pada penisku.

" Linnnn, gue juga mau sampai Lin..... aaacchhhhhh.."
"Barengan ya.."

Mendengar itu Herlina makin bernafsu menyedot-nyedot dan menjilati penisku dan akhirnya..
"Acchhhhhhhhhhhh.. achhhhhhhhhhhhh..", crot.. crot.. crott.., 8 kali penisku menyemprotkan sperma dalam mulut Herlina dan dia menelan semuanya sehingga mulutnya penuh oleh spermaku.

Akhirnya Herlinapun menggelimpang disampingku setelah menjilati seluruh penisku hingga bersih.

"Makasih ya Man aku dah lama nggak orgasme sejak suami gue minggat..", kata Herlina
"Emang suami kamu kemana?"
"Ga tau tiba-tiba dia ngilang setelah gue ngelahirin anak gue"
"Lho kamu dah punya anak?"
"Udah umur dua tahun," Kemudian Herlina memeluk aku dengan eratnya.

Lalu dia mendongakkan kepalanya ke arah aku, lalu aku cium bibirnya lembut dia pun membalasnya tapi lama-kelamaan ciuman itu berubah menjadi ciuman penuh nafsu. Kemudian Herlina memegang kemaluan aku yang masih terbuka dan meremas-remasnya sehingga secara otomatis 'adikku' langsung berdiri dan mengeras. Herlina menaiki tubuh aku lal......u menjilati habis seluruh tubuh aku mulai dari mulut hingga ujung kaki.

"Achhhhhhhhhhhhh.." desahku sejalan dengan jilatan di tubuhku.

Kemudian Herlina mengulum penisku terlihat jelas dari atas bagaimana penisku keluar masuk mulutnya yang mungil itu.

"Ah. sst.. enak Linnnnn.... terus sedot Linnnn.... achhhhhhhhh.." desahanku semakin mengeras.

Lalu kuposisikan badanku dibelakangnya lalu aku menjilati vagina Herlina dan kuisep klitoris Herlina.

"Aaaacccchhhhhhhhhhhhhhhhhh.." desah Herlina meninggi.

Kemudian Herlina memutar tubuhnya kembali dan dia memegang 'adikku' yang sudah siap tempur itu, dipaskannya ke liang vagina, perlahan-lahan diturunkannya pantat Herlina. Sehingga perlahan-lahan masuklah penis aku ke liang senggama Herlina

"Auw.. sstttttt.. ohhhhhhhhh.. geede banget sih punya kamu yank, desah Herlina.
"Punya kamu juga sempit banget dear, enak.. aaacchhhhhh.." kataku.

Perlahan-lahan aku tekan terus penisku ke dalam vaginanya yang sempit itu. Akhirnya setelah amblas semuanya Herlina mulai mengerakan pinggulnya naik turun sehingga membuat penis aku seperti disedot-sedot. Herlina berada diatasku sekitar 15 menit sebelum akhirnya dia mengerang.

"Aaacchhhhhh.. Akuuuuu...... aku keluar Yankkkkkkk..............., ahh.." racaunya.

Setelah itu tubuh dia melemas dan memeluk aku namun karena aku sendiri juga mengejar puncak ku maka langsung kubalik tubuhnya tanpa melepas penisku yang ada di dalam vaginanya. Setelah aku berada diatasnya maka langsung kugenjot Herlina dari atas terus menerus hampir kurang lebih 20 menit hingga akhirnya Herlina mengalami orgasme yang ketiga kali dalam waktu yang singkat ini.

"Ahh.. Aku.... aku keluar lagi ....aaaccchh.." Desah Herlina.
"Kamu lama banget sih Yank" desah Herlina sambil terus menggoyangkan pinggulnya memutar.
 "Ahh terus Yank sstt enak Yank terus.." racaunya.
"Iya aku juga enak Yank terus Yank ahh.. enak Yank mentok banget ah.." racauku tak kalah hebatnya.

Akhirnya setelah aku menggenjot Herlina selama kurang lebih 40 menit aku merasakan seperti ada yang mendesak ingin keluar dari bagian penisku.

"Yank, aku mau keluar Yank"
"Mau di dalam atau diluar Yank?" kataku.
"Bentar Yank aku juga mau keluar lagi nih ahh.." desah Herlina.
"Di dalem aja Yank biar aku tambah puas" desah Herlina lagi.
"Ahh.. sst.. Yank aku keluar Yank ahh.." racauku
"Barengan Yank aku juga sampai ah.. ahh.. oh.." desah Herlina.
"Ahh.. Yank aku keluar Yank ahh.. sst.. ohh.." desahku.
"Aahh" menyemprotlah spermaku sebanyak 9 kali. "Emmhh..saat itu juga si Herlina mengalami orgasme....
"Makasih ya Yank" kata Herlina sambil mencium bibirku mesra.

Setelah itu kami langsung membersihkan diri di kamar mandi dan didalam kamar mandi pun kami sempat 'main' lagi ketika kami saling membersihkan punya pasangan kami masing-masing tiba-tiba Herlina jongkok dan mengulum punyaku kembali dalam posisi berdiri mencoba menahan nikmatnya.

 Namun aku tidak tahan menahan gejolak yang ada maka aku duduk di wc dan Herlina duduk di atasku dengan posisi menghadapku dan dia memasukkan kembali penisnya kedalam vaginanya.

"Bless.. ahh.. sst.. enak Yank ahh.." racaunya mulai menikmati permainan.

Namun setelah 15 menit aku merasa bosan dengan posisi seperti itu maka aku suruh memutar tubuhnya membelakangi aku dan aku angkat perlahan tanpa melepas penisku dan aku suruh Herlina menungging dengan berpegangan pada tepian bak mandi dan ketika dia menungging langsung aku genjot maju mundur sambil meremas-remas buah dadanya yang mengayun-ayun.

"Ah.. Man aku mau keluar Man.." desahnya.
"Man aah..", terasa cairan orgasme Herlina kembali membasahi penisku.

Karena kondisi Herlina yan lemas maka aku memutuskan untuk melepaskan penisku dan Herlina melanjutkannya dengan mengulum penisku hingga akhirnya..

" Lin aku mau keluar Yank.. ah..",

Sambil kutekan dalam-dalam kepalanya ke arah penisku sehingga terlihat penisku amblas semua ke mulutnya yang mungil itu. Dan ketika Herlina menyedot penisku maka..

"Ah.. Lin.." akhirnya aku semprotkan seluruh spermaku ke mulut Herlina dan aku lihat Herlina menelan semua spermaku tanpa ada yang tumpah dari mulutnya bahkan dia membersihkan penisku dengan menjilati sisa-sisa seluruh sperma yang ada.

Setelah itu kami saling membersihkan tubuh kami masing-masing dan kami kembali ke kamar dengan tubuh yang sama-sama telanjang bulat dan kami tiduran sambil berpelukan tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh kami dan kami saling mencium dan meraba serta ngobrol-ngobrol sejenak.

Tanpa terasa kami sudah berada di rumahku hampir selama 3 jam. Maka akhirnya kami mengenakan baju kami masing-masing dan setelah itu aku mengantarkan Herlina pulang ke kostannya di daerah Blok M dan berjanji untuk saling menghubungi. Hingga saat ini diturunkan kami masih sering bercinta sampai lemas.

tags #ceritadewasa, #ceritamesum, #ceritangentotjanda, #ceritangentotpembantu, #ceritangentotperawan, #ceritapanas, #ceritapemerkosaan, #ceritaseks, #ceritasekssedarah, #ceritaselingkuh, #ceritasex, #ceritaskandal, #ceritatante, #cewektelanjang, #fotobugil, #tantegirang

Subscribe to receive free email updates: