Cerita Seks Sedarah Di Bali Kurengkuh Nikmat Bersama Mertuaku

Cerwasa.com kali ini menceritakan perselingkuhan yang dilakukan oleh menantu pria dengan ibu mertua saat mereka berlibur dibali hanya berdua, perselingkuhan itu terjadi karena si ibu mertua jadi kepengin merasakan senjata menantunya yang gede, ini disebabkan mertua pernah memergoki menantunya sedang ngetot dengan istrinya. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini.

SELAMAT MENIKMATI !!!

www.cerwasa.com

Ceritaku ini berawal pada saat aku hidup berumah tangga, sudah 1 tahun lebih aku hidup berumah tangga, tapi belum juga dikaruniai seorang anak. isteri bisa dikatakan sangat cantik, setia, sabar dan sikapnya dewasa, dia bekerja sebagai dokter disalah satu rumah sakit negeri di Jakarta. Tiap malam jumat aku selalu melakukan hubungan sex dengan isteriku, bahkan bukan hanya hari itu tapi di hari senin itu sering kulakukan dengan istriku.

Aku punya mertua yang baik, perhatian, dan sayang terhadap menantunya. Mertuaku yang perempuan berumur 41 tahun. Tapi yang aku kagumi dari dia adalah tubuhnya masih singset, langsing, ramping, seksi, dan susunya yang lumayan montok, kulitnya pun masih mulus dan putih bersih, maklum dia indo perancis. Sedangkan mertuaku yang laki laki berumur 54 tahun, dia jarang dirumah karena dia adalah seorang konsultan dan sekarang dia sedang bertugas di luar negeri. Pulangnya pun 1 minggu 1 kali.

Kadang juga tidak pulang selama satu bulan. Isteriku adalah anak tunggal.Kejadian ini berawal saat aku sedang bercumbu dengan isteriku dikamar, waktu itu aku lupa mengunci pintunya. Tak sengaja ibu mertua ku lewat didepan kamar tempat aku bercumbu dengan isteriku. Dia langsung terpaku melihatku yang sedang asyik mencumbu isteriku. Langsung aku menghentikan cumbuanku dan berhenti,

“oh.. mama… ehmm..ehh….ada apa…..ma??? “ sapaku sambil berjalan menuju pintu.
“maaf mama gak tahu kalau kalian lagi itu……habis pintunya tadi gak dikunci sih….!!! “ sahut ibu  mertua ku.

Sejak ibu mertua ku melihat kejadian itu, cara memandang dia ke arahku agak berbeda. Bahkan sikapnya pun agak berubah terhadapku. Aku tidak tahu apa yang menimpa ibu mertua ku sehingga menjadi seperti itu. Suatu hari aku di minta ibu mertua ku mengantarkanya ke Bali, karena dia ingin melayat saudaranya yang meninggal. Aku pun berangkat sabtu pagi kebetulan sabtu itu aku libur kerja.

Hari itu aku naik pesawat tiba di bandara pukul 9 pagi. Langsung aku dan ibu mertua ku menuju tempat kediaman saudaranya. Waktu terus berlalu, malampun tiba. Akhirnya malam itu aku menginap di Hotel yang bisa dibilang hotel berbintang di Bali.

Pukul 11 malam aku terbangun oleh dering telepon diHP ku.  Aku melihat nomor dirahasiakan. Aku segera menjawab dering telepon itu.

“Halo........ ini siapa yah…malam malam begini kok nelpon..?”  tanyaku sambil membuka kedua mataku yang masih mengantuk.
“Dik…ini mama…kamu uda tidur yah?? Bissa tolongin mama gak??? Koper mama yang berisi pakaian tidak bissa dibuka…. Kamu cepetan kesini yah….kekamar mama…” sahut ibu mertua ku ditelepon.  “Oh…mama… iya ma… aku segera kesana”

Aku segera bergegas menuju kamar ibu mertuaku yang berdampingan dengan kamarku. Aku mengetuk pintu kamar ibu mertua ku.

“iya dik… bentar”

Tak lama kemudian ibu mertuaku membukakan pintu. Dia mengenakan kaos berwarna putih dan rok berwarna hitam.

“Ma… mana tas koper nya katanya gak bissa dibuka” sapaku sambil masuk kekamar ibu mertua ku. “itu tu kopernya….dik didepan ranjang itu loh…. Dari tadi mama coba buka tapi tidak bissa.” Jawab ibu mertua ku sambil menutup pintu kamar.

Setelah beberapa menit aku akhirnya aku berhasil membuka kopernya secara paksa. Ternyata isi koper itu adalah BH dan CD G-string nya ibu mertua ku. Saat melihat hal itu aku mulai ngeres pikiranku. 

“Terima kasih yah..dik…kamu uda nolongin mama…”
“ah iya ma gak papa kok” Aku sejenak duduk disofa kamar itu.
“kenapa dik….kamu capek….” Tanya ibu mertua ku sambil mendekati aku yang duduk disofa.

Sejenak aku memandang wajah ibu mertua ku yang begitu cantik. Kemudian dia juga memandangku. Kami berpandang pandangan sampai aku mencoba mengecup bibirnya yang merah. Saat aku mengecup bibirnya, dia membalas kecupan bibirku, lidahku dan lidahnya saling bertabrakan. Saat kedua tangan ibu mertua ku mulai meraih punggungku dan mulai memeluk tubuhku. Aku melepaskan cumbuanku.

“Kenapa……sayang…. Kenapa tidak kamu teruskan… ????” kata ibu mertua ku sambil memegangi wajahku.  “Maaf….maaf….atas kelancangan saya….sekali lagi maaf…..”
“kamu takut sama isteri kamu….??? “ Tanya mamaku sambil mendekati tubuhku.
“Mama… maafin saya ma….itu dosa ma….. lagian aku gak sama…sstttt...” jari telunjuk ibu mertua ku menghentikan ucapanku itu.
“Ssssstttt…. Uda kamu gak usah takut sama papa… ingat dik…disini kita cuma berdua… berdua…. Isteri kamu dan suami mama tak kan pernah tahu kejadian ini…..” sahut ibu mertua ku sambil mencoba mencium pipiku.

Aku sebenernya juga sudah tidak tahan melihat mama…. Malam ini” langsung ciuman bibir ibu mertua ku yang mendarat dipipi ku lanjutkan dengan bibirku” kucumbu ibu mertua ku diatas sofa itu. Setelah beberapa menit ibu mertua ku minta berhenti.

“Ada apa ma..??? “ tanyaku dengan serius
“Jangan disini diranjang aja yah…. Mama gak nyaman kalo diatas sofa… kunci dulu pintunya dik” sahut ibu mertuaku.
“Langsung dengan segera aku bangun dari sofa dan berjalan menuju pintu untuk menguncinya.
“Sayaaaang.. sini dong mama uda tidak sabar…” panggilan ibu mertua ku manja.

Kulihat ibu mertua ku duduk diatas ranjang. Langsung aku mencopot seluruh bajuku dan kuhanya mengenakan CD. Langsung aku naik keatas ranjang besar dan empuk itu. Segera kujamah tubuh ibu mertuaku dengan sentuhan lembut dipahanya.

“aaaacchhhhh….................” desah ibu mertua ku sambil memejamkan mata.

Segera  aku mencumbu bibirnya yang merah dengan lahap. Spontan langsung ibu mertuaku membalasnya dengan liar, bahkan lebih liar dari yang aku kira. Selang beberapa menit aku beralih ke lehernya yang putih dan mulus.

“Aaaaaaccchhhhh…..sudah lama mama pengen merasakan ini…..akhirnya tanpa diminta kamu mengerti apa beban bathin mama selama ini….aaaaaccchhhhh…..aaaaaacccchhhhhh” desahan ibu mertua ku semakin menjadi jadi seperti desahan di film film bokep.

Satu menit lebih aku menciumi lehernnya aku beralih ke dadanya aroma wangi ditubuhnya membuatku semakin menjadi jadi. Kuciumi dengan lahap dan bringas dadanya sambil memeluk erat tubuhnya. Penisku semakin keras dan amat keras seakan akan CD ku tak kuat menahan penisku yang tegak berdiri.

Sambil menciumi dadanya aku mencoba melepas kaos yang dia pakai. Akhirnya beberapa menit kemudian kaosnya terlepas. Terpampang didepanku dua buah payudara montok dan mulus yang masih terbungkus oleh BH G-string hitam. Langsung aku menyosor susunya yang masih terbungkus BH G-String hitam itu.

“Aaaaaacchhh…..aaaacchhhh….aaaaaccchhhh……buka aja….buka BH nya sayang …................… “ 

Sambil terus menciumi kedua susunya yang montok. Ibu mertua ku mengeluh keenakan sambil memejamkan mata dan mendesah. Aku mencoba meraih kancing BH nya yang berada dipunggungnya. Tak lama kemudian aku berhasil meraih kancing BH nya yang berada dipunggungnya, dan aku menjatuhkan BH nya ke lantai. Kulihat putting susunya yang coklat terlihat sangat kontras. akhirnya ku lahap putting susunya yang kiri dengan mulutku.

“Aaaaaaacchhhhhh……. aaaaaccchhh…..aaaaccchhhh….aaaaaccchhhh…… enak baget sayaaaaaaang…. Kamu benar..benar… Aaaaaaccchhh…..aaaacchhhh….tahu… apa yang mama…. aaaaahhh…..aaahhhh…. aaaaacccchhhh…… yang mama pengen” sambil mendesah dan memejamkan mata dia berusaha mengucapkan kata kata itu.

Kuciumi seluruh permukaan kedua susunya, kuhisap berulang kali, kuhisap dengan kuat sampai hisapan mulutku terdengar keras “ccpppceekkk” kulihat ibu mertua ku mengeluh keenakan.

“Oooohhh…oooohhhh…..aaaaacccchhhhh….enak…..se... sekali sayaaaaang !!!!”

Tak hanya itu aku menjilati seluruh permukaan kedua susunya dengan bringas sampai sampai seluruh kedua permukaan susunya basah karena air liurku. Ibu mertua ku mengeluh keenakan sambil memejamkan mata dan mendesah . Kemudian aku beralih ke perut dan pusarnya, kuciumi dengan penuh gairah sambil melepaskan rok hitam yang dia pakai.  Tak lama kemudian rok hitam itu terlepas dari tubuhnya. Kulihat CD G-string yang berwarna hitam itu agak terlihat basah. Dengan posisi duduk ibu mertua ku melorotkan CD ku

“Buka aja…gak usah malu…sayaaaang..tuh kan udah bangun dari tadi”

Ibu mertua ku langsung mengelus elus penisku yang sudah tegak berdiri sambil mencoba mencium penisku. Dia mendorong tubuhku dan akhirnya aku terbaring diranjang empuk itu. Lamgsung dia menciumi pensiku dengan ganas dan bringas, liar sekali ibu mertuaku saat itu. Aku segera bangun dari ranjang kemudian aku mendorong tubuh ibu mertuaku dan akhirnya kepala ibu mertuaku beralas bantal yang empuk dan terbaring diatas ranjang.

Langsung aku mencopot CD G-string yang dia pakai. Wow... vaginanya masih terawatt dengan baik… merah merona dengan ditumbuhi bulu lebat. Kulihat vaginanya sudah basah, langsung aku menyosor selakanganya yang wangi dan menciumi seluruh permukaan vaginanya yang ternyata juga wangi.

“Aaaaaachhh…..aaaacchhhh….aaaaacchhhh…… aaaaachhh…..aaaacchhhh….aaaaacchhhh…… terus… jangan berhenti… terussssssss…. Mama pengen kamu terus ciumin punya mama…. aaaaacchhh…. aaaaccchhhh….aaaaacchhhh…… mama mohon jangan berhenti......” 

Berkali kali cairan nikmat keluar dari vagina ibu mertua ku. setelah beberapa menit aku beralih menciumi leher, dada, dan kedua susunya yang montok sambil menindih tubuhnya. Penisku yang tegak berdiri menggesek gesek selakangannya..

“Aaaaaacchhh…..aaaaccchhhh….aaaaacchhhh…… aaaaachhh…..aaaacchhhh….aaaaachhhh…… kenapa ….. kenapa sayaaaang….. aaaaachhh…..aaaachhhh….aaaaachhhh…… kenapa gak kamu masukin…. Mama uda gak tahan… aaaaacchhh…..aaaacchhhh….aaaaacchhhh……”
“Maaf ma… aku takut mama hamil….soalnya aku takut tidak bissa menahan air maniku nanti…..” sahutku menjawab.
“Ooooooohhhh… aaaaacchhh….ooooocchhhh……aaaachhhh….oooooochhhh …..aaaaachhhh…… tidak sayyang tidak jangan buat mama tersiksa cepat masukin…. Mama gak peduli hamil apa tidak….”

Langsung aku menancapkan penisku kevaginanya yang basah. “slep slep slep slep” penisku keluar masuk keluar masuk. Aku berulang kali menggenjot tubuhku. Ibu mertua ku mengeluh keenakan sambil memejamkan mata dan mendesah.

"Aaaaaacchhh….ooooohhhh……aaaacchhhh….oooooohhhh …..aaaaaccchhhh…… “

Beberapa menit kemudian kami berganti posisi yaitu ibu mertuaku duduk diatas pangkuanku sambil mengelus elus rambutku dan menggenjot genjot tubuhnya. Akupun menciumi leher, dada dan susunya dengan liar dan bringas. Ibu mertua ku mengeluh keenakan sambil memejamkan mata  dan mendesah

“Aaaaaahhh….ooooohhhh……aaaacchhhh….oooooohhhh …..aaaaacccchhhh…… “

Tak lama kemudian kurasakan air maniku keluar bersamaan dengan air mani ibu mertuaku.

“Kenapa gak dari dulu sih kamu melakukan ini pada mama ..... aaaaaccchhh….........ooooohhhh…… aaaacchhhh…. oooooohhhh …..aaaaacchhhh…… “ sambil mendesah dan memejamkan mata dia bertanya kepadaku.
“saya tidak tahu ma… kalau sebenernya mama pengen banget bercinta dengan saya….” Jawabku dengan nada lirih.

Setelah beberapa menit kami berganti posisi lagi. Posisiku sekarang tubuhku berbaring diatas ranjang dan ibu mertuaku menindih tubuhku. Dia berkali kali menggenjot genjot tubunya sendiri sambil mendesah dan memejamkan mata

“Aaaaaacchhh….ooooohhhh……aaaacchhhh….oooooohhhh …..aaaaacchhhh…… “

Waktu terus berlalu kami tertidur sampai pagi diranjang besar itu. Sinar matahari menyorot wajahku dari jendela. Kulihat ibu mertuaku sedang duduk tersenyum diatas ranjang sambil memandangku.

“Ayo bangun sayaaaang udah pagi nih” sapa ibu mertuaku sambil mengeringkan rambutnya yang basah.
“Mama…uda pagi yah…ma…. Ma saya pengen lagi nih.. langsung ku ciumi lehernya sambil memeluknya dari belakang.
“eits… eits… jangan.. jangan .. jangan .. gak boleh..  gak boleh…. Kemarin aja jual mahal sama mama…. Sekarang kamu sendiri yang minta” sahut mamaku sambil ketawa kecil.
“Mending kamu mandi dulu sana gi…. Habis itu kita sarapan dulu baru deh kita lanjutin lagi ronde keduanya…. Gimana sayang tawaran mama? Mau gak? Kalo gak mau yah kamu gak boleh nyentuh mama lagi” tawar ibu mertuaku.
“Iya deh ....ya dehhhhhh… aku mau” sahutku dengan ketawa.

Habis mandi dan sarapan pagi, siang sampai sore aku melakukannya lagi dikamar itu. Malamnya aku dan ibu mertuaku jalan jalan ke pantai Kuta. Setelah pulang dari pantai Kuta, malam hari kira kira pukul 12 malam aku melakukan ronde ke 3 dengan ibu mertuaku.

Waktu terus berlalu. Sepulang dari Bali dan seterusnya secara diam diam kami juga sering melakukan hubungan sex di Hotel tanpa sepengetahuan istriku dan papa mertuaku.

tags #ceritadewasa, #ceritamesum, #ceritangentotjanda, #ceritangentotpembantu, #ceritangentotperawan, #ceritapanas, #ceritapemerkosaan, #ceritaseks, #ceritasekssedarah, #ceritaselingkuh, #ceritasex, #ceritaskandal, #ceritatante, #cewektelanjang, #fotobugil, #tantegirang

Subscribe to receive free email updates: