Cerita Sex Kado Ulang Tahun Teraneh Di Dunia

Cerwasa.com kali ini menceritakan pengalaman Cerita Sex dari seorang Istri yang meminta kado ulang tahun kepada suaminya yang boleh dibilang aneh dan nyleneh. Kado yang diminta adalah dia ingin bercinta dengan Paman dari suaminya sendiri. Saya kira cukup deskripsi dari cerita Sex ini. Mau tahu kelanjutan ceritanya, Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini. .....

SELAMAT MENIKMATI !!!



Awal mula kisah Sex yang tergolong aneh dan sama sekali nggak lumrah, ini di alami oleh istri Dadang. Dadang dan Nonik adalah sepasang suami istri yang telah dikaruniai 1 orang anak. Dadang, 35 tahun, berperawakan gagah dan ganteng. Nonik berumur 30 tahun, tinggi badannya sedang saja, tapi buah dada 36B dan pinggulnya sangat menarik, hal itu sangat mengundang birahi para kaum lelaki. Kehidupan rumah tangga mereka terbilang aman dan tenteram.

Hingga pada suatu malam, saat mereka berada di tempat tidur, beberapa hari menjelang hari ulang tahun Nonik yang ke 30, sambil memeluk Nonik, Dadang menanyakan hadiah ulang tahun apa yang istri maui.

“Ada satu hal yang Aku mau, Mas…, Tapi Aku malu dan takut untuk mengatakannya,” kata Nonik.
“Memang kamu pingin apa sayang?” tanya Dadang,
“Mmm… Gini.. Tapi Aku minta Mas jangan marah, ya? Seban ini hanya sekedar keinginan Aku saja,” kata Nonik,
“Iya. Apa itu?” tanya Dadang lagi,
“Sebenernya …. Sejak kita pertama kali ketemu, Aku menyukai Om Tomi. Ia sangat baik dan pengertian terhadapku. Kalau dulu waktu kita pacaran ada masalah, Aku selalu lari dan curhat kepadanya. Ia selalu bisa mendinginkan hati aku. Itulah kenapa Aku suka pada om Tomi,” papar Nonik,
“Lalu?” tanya Dadang semakin ingin tahu.
“Aku takut dan malu mengatakannya, Mas,” kata Nonik sambil menunduk,
“Ini adalah hadiah untuk ulang tahun kamu sayng. Apapun itu, katakanlah, Mas akan berusaha untuk mengerti keinginan kamu itu,” kata Dadang.
“Benarkah Mas……?” kata Nonik,
“Iya, Katakanlah…” kata Dadang sambil tersenyum.
“Begini Mas, Bukannya Aku tidak cinta kepada Mas lagi dan bukan juga aku tidak sayang sama Mas. Tapi entah kenapa beberapa bulan terakhir ini Aku selalu teringat akan Om Tomi. Ingat tentang segalanya. Sampai-sampai ada suatu keinginan aneh yang datang, Mas…” kata Nonik,
“Oke. Lalu?” tanya Dadang.
“ Entahlah.. Aku sulit mengatakannya, Mmm … begini Mas .. Jika Mas boleh, Aku mau hadiah ulang tahun yang sangat spesial dari Mas kali ini yaitu… Mmmm… Aku mau minta waktu kepada Mas untuk mengijinkan Aku menghabiskan waktu semalam saja dengan Om Tomi…” papar Nonik sambil menatap mata Dadang,
“ Waktu semalam untuk apa ?” tanya Dadang lagi,
“Mm… Aku ingin menumpahkan rasa kangenku kepada Om Tomi…” kata Nonik kemudian menunduk. Dadang pun terdiam sejenak, di dalam hatinya berkecamuk suatu perasaan yang sangat tidak menentu. Rasa Cemburu dan marah.
“Ini hanya keinginan Aku saja, Mas… Kalau Mas tidak mengijinkan juga, Aku tidak apa-apa kok Mas…” kata Nonik sambil tersenyum,
“Apakah kamu benar-benar inginkan itu, sayang?” tanya Dadang memastikan,
“Iya. Mas… Kalau Mas tidak keberatan,” kata Nonik,
“Baiklah.. Mas kabulkan,” kata Dadang.
“Boleh tahu kenapa Mas mengijinkan?” tanya Nonik penasaran,
“Aku ingin membahagiakan kamu. Walau terasa aneh, tapi Aku akan berusaha mengabulkannya. Karena Aku cinta kamu, tapi cuma sekali saja kan ?” tanya Dadang lagi,
“Iya, Mas,” kata Nonik sambil tersenyum,
“Pokoknya begini, segala sesuatunya kamu yang harus urus sendiri. Aku tidak akan ikut campur. Aku hanya sebatas memberikan ijin saja buat kamu…” kata Dadang,
“Iya, Mas.. Terima kasih,” kata Nonik sambil mencium bibir Dadang mesra banget. Dadang membalas ciuman Nonik..

Tak lama merekapun langsung bersetubuh seperti biasanya.

“Sayang …. Aku tidak bisa membayangkan kalau kamu disetubuhi orang lain, apalagi Om Aku sendiri…” kata Dadang sambil terus memompa penisnya di memek Nonik.

“Aku mengerti, Mas.. Mmhh.. Ohh…” Desah Nonik,
“ Tapi Aku ingin tahu juga bagaimana kamu kalau bersetubuh dengan pria lain…” kata Dadang,
“Nanti Aku boleh lihat, tidak?” tanya Dadang,
“Boleh saja, Mas.. Nanti Aku tidak akan mengunci pintu…” kata Nonik sambil tersenyum.

Malam itu mereka bersetubuh sampai pagi.

Tanpa terasa tibalah hari menjelang ulang tahunnya, Nonik pun menelpon Om Tomi untuk datang ke rumahnya dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke 30.

“Siapa saja yang diundang?” tanya Om Tomi di telepon,
“Hanya Om kok, sebagai tanda hormat kami kepada Om,” kata Nonik penuh harap,
“Baiklah aku akan datang bersama tante kamu,” kata Om Tomi,
“Mmmm…, begini Om, karena hari ini adalah hari khusus, Aku minta Om datang sendiri saja, ya.. Please…” kata Nonik,
“Baiklah kalau itu mau kamu. Jam berapa Om harus datang?” tanya Om Tomi,
“ Besok jam 7 malam Om. Hanya kita bertiga yang merayakan kok. Anak-anak sejak kemarin sudah liburan sekolah bersama neneknya di kampung…” kata Nonik,
“Janji datang ya, Om,” tanya Noniklagi,
“Iya, iya…” kata Om Tomi,

Malam itu bertepatan dengan hari ulang tahun Nonik, Om Tomi datang ke rumah mereka. Om Tomi adalah adik kandung dari ayahnya Dadang. Dalam umurnya yang 45 tahun, Om Tomi masih kelihatan gagah dan berwibawa.

“Selamat ulang tahun ya, Non…” kata Om Tomi sambil mencium kening Nonik. “Nih, kado buat kamu,” kata Om Tomi sambil menyerahkan kado.

“Terima kasih, Om…” kata Nonik.

Setelah makan malam, mereka bertiga lalu berbincang dan bersenda gurau sampai jam 22.00. Lalu dengan alasan sudah mengantuk, Dadang pamit untuk tidur karena besok harus kerja. Lalu Dadang naik ke loteng dan masuk kamarnya. Tetapi sesampai di kamar, Dadang berusaha mendengarkan pembicaraan istrinya dengan Om Tomi.

“Kok hanya Om yang diundang sih?” tanya Om Tomi,
“Kan ini hari spesial buat aku. Jadi Aku minta Dadang untuk mengundang Om saja,” kata Nonik sambil berpindah duduk ke samping Om Tomi,
“Memangnya kenapa?” tanya Om Tomi,
“Agar Aku bisa curhat dengan Om tentunya,” kata Nonik,
“Mau curhat apa sih?” tanya Om Tomi lagi.
“Ini kan hari spesial aku, boleh tidak kalau Aku minta sesuatu yang spesial dari Om?” tanya Nonik,
“Boleh saja Non,” jawab Om Tomi. “Mau minta apa?” tanya Om Tomi menyambung.
“Mmm.. Boleh tidak Aku minta cium sayang dari Om?” tanya Nonik sambil tersenyum menatap mata Om Tomi.
“Ah, kamu ini ada-ada saja. Lagian si Dadang bisa ngamuk tuh…” kata Om Tomi,
“Tidak apa-apa kok, Om.. Aku udah minta ijin Mas Dadang kok,” kata Nonik,
“Lalu?” tanya Om Tomi,
“Mas Dadang sudah ngijinin kok, makanya Ia cepat tidur,” kata Nonik lagi,
Om Tomi pun terdiam sejenak sembari menatap Nonik,
“Boleh kan Om aku minta cium dari Om?” pinta Nonik sambil tangannya meraih dan menggenggam tangan Om Tomi,

Om Tomi masih terdiam sambil terus menatap Nonik,

“Om tidak marah, kan?” tanya Noniksambil merapatkan tubuhnya ke Om Tomi,
“Tidak,” jawab Om Tomi,
“Hanya saja Om merasa bingung harus ngomong apa…” kata Om Tomi,
“Kenapa Om?” tanya Nonik sambil mulai berani mencium pipi Om Tomi,
“Ya bingung.. Om sangat sayang sama kamu, tapi harus bagaimana menghadapi Dadang nanti?” jawab Om Tomi.

Nonikpun tersenyum, Tanpa ragu Nonik memulai mengecup bibir Om Tomi, Tapi Om Tomi tidak membalas, hal itu semakin membuat Nonik makin berani. Nonik langsung naik ke pangkuan Om Tomi, lalu langsung melumat bibir Om Tomi. Namanya juga laki-laki, walau bagaimana nafsu Om Tomi terangsang juga akhirnya. Om Tomi langsung membalas ciuman Nonikdengannafsu dan liar. Keduanya saling berpagutan bagai sepasang kekasih memadu asmara.Jemari Om Tomi mulai meraba buah dada Nonikdari luar gaun malamnya. Mata Nonik terpejam merasakan nikmatnya rabaan tangan Om Tomi di buah dadanya,

“Masukkin tangannya dong, Om…” pinta Nonik sambil melepas beberapa kancing gaunnya,

Tangan Om Tomi langsung masuk ke BH Nonik, lalu meremas-remas buah dadanya sambil sesekali jarinya memainkan puting susunya.

“Ohh…... Terus Omm.. Heeeh…” Desah Nonik sambil sesekali mencium bibir Om Tomi,“
“Kita ke kamar yuk, Om?” ajak Nonik sambil turun dari pangkuan Om Tomi.

Terlihat jelas sekali celana Om Tomi menggembung besar tanda penisnya sudah bangkit. Dan Noniksegera menarik tangan Om Tomi ke kamar anaknya.

“Tutup pintunya, Non…” bisik Om Tomi,
“Tidak usah Om, Biarin aja. Aku suka kalau pintu terbuka. Lebih horny…” kata Nonik sambil melepas semua gaun malamnya,

Setelah itu dibukanya semua kancing baju Om Tomi, lalu mulai membuka resleting celananya, maka tampaklah penis om Tomi yang berdiri dengantegaknya. Segera pula Nonik melepas semua pakaian Om Tomi. Dalam keadaan telanjang, Nonik merangkul Om Tomi. Mereka kembali berciuman sambil tangan mereka dengan sesuka hati meraba, meremas apapun yang mereka mau. Sambil berciuman tangan Nonik terus memegang, meremas, dan mengocok penis Om Tomi yang sudah tegang keras.

“Ohh.. Enak, Non.... Teruss…” bisik Om Tomi sambil menggerakkan pinggulnya seiring kocokan tangan Nonik pada penisnya.
“Mau yang lebih enak lagi, Om?” tanya Nonik sambil tersenyum lalu segera berjongkok.

Tak lama penis Om Tomi sudah dikulumnya, dijilat, dihisap sambil terus agak dikocok..

“Ohh…” Desah Om Tomi sambil agak mengeluar masukkan penisnya di mulut Nonik,
“Jilati memek Nonik dong, Om,” pinta Nonik berbisik. Om Tomi mengangguk,

Segera Nonik naik ke ranjang lalu membuka lebar pahanya. Terlihat memeknya sangat merangsang dengan sedikit bulu. Om Tomi langsung menjilat dan melumat memek Nonik, terutama kelentitnya yang membuat Nonik hampir menjerit menahan nikmat.

“Ohh.. Mmhh.. Sshh.. Omm.. Enakk.. Om…Terus,” Desah Nonik sambil menggoyangkan pinggulnya.

Tak lama kemudian tubuh Nonik mengejang, lalu memegang kepala Om Tomi erat dan menekankannya ke memeknya.

“Ohh.. enak bangetttt …Omm…” Desah Nonik,

Om Tomi lalu manaiki tubuh Nonik lalu mencium bibirnya. Nonik membalas ciuman Om Tomi walau mulut Om Tomi masih basah oleh air memek.

“Enak, Non?” tanya Om Tomi sambil tersenyum,
“Iya, Om, enak sekali” kata Noniksambil membalas senyum.

Om Tomi metapa mata Noniksambil berusaha mengarahkan penis tegangnya ke memek Nonik. Nonik lalu memegang penis Om Tomi dan mengarahkannya ke lubang memeknya. Tak lama.. Bless.. Penis Om Tomi mulai keluar masuk memek Nonik. Dengan irama yang teratur Om Tomi terus menghujami memek Nonik. .

“Ohh.. Omm.. Enakk… Terussss…. Omm…” Desah Nonik,

Maka Om Tomi pun terus memompa penisnya ke memek Nonik. Selang beberapa belas menit, Nonikmenggoyangkan pinggulnya dengan cepat, lalu pahanya menjepit pingguk Om Tomi dengan erat. Tidak lama kemudian Nonik pun terkulai lemas. Nonik mendapatkan orgasmenya yang kedua. Sementara Om Tomi terus memompa penisnya. Tidak beberapa lama kemudian, Om Tomi mempercepat gerakannya. Hingga….,

“ Crott.. Crott.. Crott.. Crott.. “Air mani Om Tomi menyembur di dalam memek Nonik,

Keduanya lalu terkulai lemas saling berpelukan tanpa busana. Sementara Dadang sejak mereka masuk kamar, langsung turun dan menyaksikan persetubuhan istri dengan Om-nya sendiri dari seberang ruangan. Badannya bergetar. Bukan bergetar karena marah, tapi bergetar karena menahan suatu rangsangan yang timbul selama menyaksikan persetubuhan istrinya dengan Om nya sendiri. Dadang beronani sambil menyaksikan istrinya disetubuhi Om Tomi.

Waktu itu Dadang mencapai orgasmenya, Setelah melihat istrinya selesai disetubuhi Om Tomi dan tergolek lemas di ranjang, Dadang segera naik lagi ke loteng. Di kamarnya, Dadang tak henti membayangkan sensasi rangsangan waktu melihat Nonik bersetubuh dengan Om Tomi.

“Terima kasih ya, Om…Ini adalah hadiah ulang tahun terindah buat aku,” kata Nonik sambil bangkit dan kembali memakai gaunnya tanpa BH dan celana dalam. Om Tomi juga segera memakai semua pakaiannya.

“Om pulang dulu ya, Non,” kata Om Tomi sambil memeluk dan mencium bibir Nonik,
“Salamkan pada Dadang ya Non ” katanya sambil meninggalkan Nonik.

Demikian kisah seorang istri yang meminta kado ulang tahun teraneh didunia. Bagaimana para Pembaca Serukan para maniak seks, jangan lupa ya!!! Selalu ikuti cerita-cerita dewasa di web http://www.cerwasa.com
Tags:cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita janda, cerita janda binal, cerita janda kesepian, cerita mesum, cerita ngentot, cerita panas, cerita perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita selingkuh, cerita sex, cerita sex 2016, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante, cerita sex terbaru, cerita tante, cerita tante girang, cerita tante kesepian

Subscribe to receive free email updates: