Cerita Seks Tante - Bersetubuh Dengan Tante Mela

Cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita seks selingkuh, cerita sex, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante, cerita sex terbaru.

Saat ini aku masih duduk di kelas 2 SMA di kota Surabaya. Aku memiliki kelainan seks yang jika melihat belahan payudara dan paha putih seorang perempuan, tak peduli itu milik cewek muda ataukah tante-tante, maka batang penisku akan segera berekasi membengkak. Hingga kadang aku merasa risih jika harus membetulkan posisi penisku agar tidak sakit. Apalagi saat itu aku sedang lagi di hadapan cewek-cewek.

www.cerwasa.com

Hingga suatu hari aku diminta oleh Om Rahman tetanggaku untuk menemani istrinya (tante Mela), karena beliau mendapat tugas luar kota selama seminggu. Aku dimintai tolong menemani karena tante Mela tidak berani tinggal sendirian di rumah, apalagi saat ini juga lagi tidak enak badan. Sebab sejak anaknya yang terkecil ikut kakaknya di Malang untuk melanjutkan sekolah. Praktis sekarang hanya mereka berdua yang dirumah.

Setelah minta ijin ke ayahku, maka malam itu juga aku segera menuju ke rumah Om Rahman.

“Eh kamu Ron… mari masuk” ucap Tante Mela begitu melihatku di depan pintu
“Iya Tante… Om Rahman sudah berangkat?” tanyaku
“Sudah sore tadi … jika perlu minum ambil sendiri yah, anggap aja lagi di rumah sendiri” ucap Tante Mela.
“Ya tante” jawabku

Setelah mengambil minuman dingin dari lemari pendingin aku menyalakan TV, namun disaat aku sedang asyik menikmati salah satu acara TV kesukaanku, tante Mela keluar dari kamarnya ikut bergabung. Yang membuatku payudara ku berdesir, tante Mela pakai piyama yang tipis. Payudara Tante Mela kutaksir berukuran 34B.

“Lho katanya tante lagi sakit? Napa malah ikut nonton TV. Istirahat dikamar ja Tan”. Kataku.
“Nggak apa-apa kok Ron… kan aku ingin menemani kamu nonton TV. Kan jadi ada yang diajak ngobrol. Gak sepi” jawab tante Mela

Hehe, sejak Tante mela menemaniku, aku jadi tidak lagi konsen liat acaranya, aku malah lihati terus tubuh Tante Mela yang sexy itu.. Dan pikiranku mulai ngeras, begitu juga adikku, sudah mulai bangun.. Aku langsung membayangkan kalau lagi bersetubuh dengan Tante Mela itu.. Tiba-tiba..

“Hei, lagi mikirin apa Ron , sampai bengong kayak gitu. Lagi lihat TV kok lihat-lihat tante terus”.
“Habis tante cantik banget, sexy lagi, hehe” jawabku spontan
“Bisa aja kamu. Kamu tu nakal juga ya.”
“Ma… maaf tante… tapi benar kok. Tante memang cantik dan masih seksi.” Jawabku.

Tante tidak menjawab lagi, maka suasana jadi hening. Beberapa saat kemudian…

“Eh, sudah malam lho, makan dulu yuk. Tante tadi sudah siapin ayam bakar. Ajak tante Mela
“Baiklah tante…” jawabku sambil terus perhatikan pantat Tante Mela yang berjalan mendahuluiku.

Akhirnya kami makan malam bersaman.. perhatianku ke tubuh Tante Mela terus.. Tidak bisa menikmati gurihnya ayam bakar..

“Ayo, Ron . Dimakan ayamnya. Kok malah bengong. Tante suapin?”
“Ah nggak tante … Roni bisa sendiri kok. Tapi kalau disuapin sih mau aja” aku mulai menggoda
“Ayo cepat makan, dasar nakal” jawab tante keras, tapi terkesan manja
“Tante aja ya yang aku suapin, kan tante lagi gak enak badan?” ucapku semakin berani

Selesai makan malam itu, aku kembali ke ruang tengah untuk nonton TV. Namun sekitar pukul 10, Tante Mela memanggiku dari dalam kamarnya,

“Ron . Ron .. Kesini sebentar Ron….” Panggilnya
“Ya tante, sebantar ……” jawabku gugup.
“Cepatan, Ron .” Tante Mela seperti tidak sabar.

Aku segera berlari dan langsung masuk kekamar tante. Hmmmm…. Kamarnya harum, bau parfum..

“Kamar tante harum banget….” Kataku
“Sini Ron . Dekat kesini.” Pinta tante sambil memandangku
“Ada apa? Tante sakit lagi ya?” jawabku sambil berjalan kearahnya
“Ya Ron . Kepela tante rasanya seperti mau pecah ni...”
“Saya ambilin obat ya tante? Atau mau aku antar ke dokter?”. kataku
“Nggak perlu Ron . Kamu kesini Ron ” kata tante sambil merebahkan diri ke ranjang
“Kepalaku Ron….” Tante lalu memegang tanganku dan di taruhnya di kepalanya.
“Tolong Ron , urut kepalaku ya. Biar sakitnya turun..” kata tante dengan suara yang lirih.

Langsung kupenuhi permintaannya.. Pikiranku saat itu mulai ngeres untuk dapat menikmati tubuh sekal tante Mela. Aku duduk diranjang di bagian atas kepala Tante Mela dan mulai memijat perlahan kepalanya. Aku bisa melihat payudara Tante Mela yang menyembul karena saat itu dia memakai piyama warna putih yang tipis..

Sambil memijat kepalanya aku juga meremas rambut Tante Mela . Mataku tertuju ke payudara nya yang sepertinya mulai mengeras karena terlihat puting susunya dari luar. Sepertinya Tante Mela sengaja tidak memakai BH.. Nafsuku sepertinya tidak bisa diajak berkompromi lagi..

“Tante, tante cantik banget”. Aku mulai memasang jurusku
“Ron tolong pijat kaki tante juga ya. Kok rasanya pegal”
“Ya tante” langsung kupijat jari-jari kakinya hingga betis Tante Mela ..
“Kulit tante putih dan mulus ya” kataku semakin berani
“Hehe, bisa ja kamu… ayo pijat terus Ron . Ayo lebih ke atas lagi, pijat paha tante juga.” Jawab tante Mela, namun matanya terpejam seperti sedang menikmati sentuhan tanganku.

Kupijat paha tante Mela yang mulus dan putih itu. Mata Tante Mela terpejam, sepertinya kepalanya sudah tidak sakit lagi. Nafsuku semakin menjadi. Ingin rasanya segera menikmati tubuh Tante Mela ini. Pijatan yang tadinya kulakukan sekarang berubah menjadi elusan lembut pada paha Tante Mela .. Dan sepertinya Tante Mela malah sangat menikmati karena kulihat Tante Mela menggigit bibir bawahnya.

“Sekarang. Sudah baikan pa belum Tan…?” tanyaku
“Terusin aja Ron… Jangan hentikan pijatanmu.. Ayo Ron ..” pinta Tante Mela manja

Aku tahu Tante Mela pasti juga sudah mulai terangsang dilihat dari bahasa tubuhnya… dan helaan nafasnya yang sedang dilanda birahi. Aku tidak lagi memijat tapi kuelus terus pahanya.. Dan pelan-pelan kunaikkan tanganku dan kuselipkan ke celana Tante Mela .. Tidak ada reaksi menolak sama sekali dari Tante Mela .

Aku semakin bergairah, Kuelus-elus dengan lembut tubuh Tante Mela itu. Dan akhirnya kuberanikan diri untuk menyentuh celana dalamnya.. Dan ternyata celana dalamnya sudah basah.. Langsung saja kuelus memek Tante Mela yang masih ditutupi CD itu.

“Ehmm, Aacchhh…. Enak Ron , ayo teruskan..” desah tante Mela

Aku coba untuk menyelipkan jariku ke dalam CDnya.. Dan kugesekkan jariku disana..

“Ooohhhh Ron …. Enakk Ron , ayo terus,” Tante Mela mulai meracau
“Tante, saya buka celana tante ya, biar lebih enak..” kataku sambil menahan nafsuku
“Terserah kamu Ron …..” jawabnya

Langsung saja kubuka celana dalamnya.. Dan sekarang aku elus perut tante Mela dan kuremas payudara tante yang masih memakai baju piyama..

“Ron… buka saja bajuku. Ayo lakukan sesukamu..” Tante Mela sudah dilanda Birahi yang tinggi

Dan kubuka baju Tante Mela .. Dan langsung menyembullah 2 bukit indah di depan mataku.. Kuremas payudara Tante Mela dengan kedua tanganku..

“Ouhh…., enak Ron , terus sayang..” desah Tante Mela

Kuremas-remas terus payudara Tante Mela yang putih kenyal itu..

“Ayo Ron lakukan sesukamu... Hisap Ron . Hisap susu tante..”

Kuturunkan wajahku ke payudara Tante Mela dan kuhisap susu kirinya.. Payudara yang kanannya kuremasi terus.. Kugigit lembut puting susunya..

“Ouhh…..Enak Ron , ayo hisap yang kuattttt” ,” teriak Tante Mela

Kuhisap susu tante sampai keluar cairan susunya..

“Air Susu tante enak. Aku suka susu tante..” jawabku sambil terus menyedot putingnya

Merasa nafsuku semakin membara dan ingin segera mendapatkan klimaksnya, maka segera kulucuti seluruh pakaianku hingga kontolku keluar..

“Kontolmu gede Ron .. punya om kalah jauh”. Ucapnya dengan langsung menyambar kontolku dan segera menggerakkan tangannya mengocok kontolku..

“Enak Ron….?” Tanya Tante Mela sambil menatapku
“Ohhhh… Tante…. enak banget…..” jawabku

Kontolku dikocok terus oleh Tante Mela .. Aku tidak mau kalah, tanganku langsung melepas CD Tante Mela … begitu CD lepas…

“Tante, memek tante indah banget, aku suka bangettt…”

Akhirnya kami saling menikmati kelamin lawan main dalam posisi 69. Memek Tante Mela yang sudah basah langsung saja kusedot dan aku jilati..

“Sllrrpp.. ssllrrpp.. “ bunyi suara lidahku ketika menjilat memek Tante Mela .. Tante Mela juga tidak kalah ganasnya.. Kontolku yang sudah menegang itu dimasukin ke mulutnya.. Dan sejurus kemudian langsung dimainkan dengan lidahnya dan dihisap-hisap juga..

Kubuka memek Tante Mela dengan jari telunjuk dan jempolku.. Lalu kutusuk-tusukkan lidahku di lubang memeknya.. Sambil sekali-kali kuhisap memek Tante Mela yang baunya harum.. 10 menit kami dalam possisi 69, tiba-tiba kepalaku dijepit oleh kedua paha Tante Mela. Ternyata Tante Mela sudah mencapai orgasme yang pertama. Dari memek tante keluar cairan warna putih dan langsung kujilat sampai bersih.. Tante Mela masih sibuk dengan kontolku walaupun sudah mencapai orgasme.. Namun tak lama kemudian…

“Tante, aku juga mau keluar” jeritku

Mendengar ucapanku hisapan Tante Mela pada kontolku semakin dipercepat. Dan.. Crroott.. croott.. air maniku segera menyembur dahsat di mulut Tante Mela ..

“Tante, jangan ditelan semuanya ya..” pintaku..

Segera kulumat bibirnya yang masih penuh dengan cairan spermaku.. Dan Tante Mela bereaksi dengan cepat, akhirnya kami berbagi sperma. Kumainkan lidahku dalam mulut tante yang penuh sperma dan kuhisap. lalu kumuntahkan lagi ke mulut Tante Mela .. Tante Mela juga melakukannya.. Sampai lebih kurang 5 menit. Kami lalu menelan sperma tersebut..

Setelah itu aku berdiri untuk mengambil minum, dan berjalan kembali kea rah tante Mela sambil menyodorkan segelas air minum ke Tante Mela. Sejenak kami beristirahat untuk mengembalikan tenaga kami. 10 menit kemudian …

“Ayo Ron , kita lanjutkan lagi ya… sekarang masukin kontolmu ke memek tante” pinta Tante Mela ..

Kontolku yang sudah kembali bangkit, maka kubuka paha tante lebar-lebar.. Sampai terlihat lubang memeknya yang masih basah itu.. Lalu kupegang kontolku dan kugesekkan kepala kontolku di mulut memeknya..

“Oh, Ron Tante sudah pengin bangettt … ayo masukan kontolmu.. Tubuhku ini milikmu Ron .. Ayo. Lakukan sesukamu.. Memekku ini milikmu Ron .. Ayo masukkin kontolmu..” racau Tante Mela ..

Kudorong kontolku ke memek Tante Mela yang sudah basah sekali.. dan …

“Oughh Ronnnn…. Masukin yang dalam Ron .. Sampai kontolmu amblas semua.. Ayo Ron ..” tante Mela semakin Liar

Kutekan lagi kontolku. Sekarang kontolku sudah masuk 1/2 ke dalam memek Tante Mela .. Kutarik sedikit kontolku dan aku menarik napasku.. Dan.. Bless.

“Aughh, Ron sakitttt.. Kontolmu kegedean sih” jerit Tante Mela ..

Kontolku seperti diremas-remas oleh memeknya tante. Kutarik pelan-pelan kontolku..

“Ron , aauugghh. Sakit. Pelen-pelan Ronnnnn..” pinta Tante Mela

Kutarik dan dorong dengan pelan kontolku yang berada dalam lubang kenikmatan Tante Mela ..

“Tante, memeknya masih sakit?” tanyaku sesaat kemudian
“Nggak Ron . Ughh. Nikmat. Ayo Ron genjot yang keras ya Ron”. Ucap Tante Mela

Kupercepat gerakan kontolku.. Tarikk dorongg.. Tarik.. Dorong.. terus dan terus

“Oughh.. Shh.. Ron .. Oughh shh..” desah Tante Mela karena nikmat yang kuberikan. Kugenjot terus memek tante yang semakin becek itu..

“Ouugghh enakk Ronnnnn … ayo genjot yang kuat memek tante.. Lagi Ron .. Ssshh”

Ku percepat gerakan maju mundur pantatku.. Payudara tante yang bergoyang turun naik seiring dengan genjotanku yang semakin keras.. keringat kami semakin membasahi tubuh.

“Auhgghh enak Ron .. Ayo genjot.. Terusshh” Tante Mela Semakin mendesah nikmat

Kontolku yang berada dalam memek tante.. Kutarik sampai hampir keluar.. Lalu.. Kudorong pantatku kedepan sekuat tenaga..

“Aaaugghh enak Ron , ayo lakukan lagi.. Aku suka kontol kamu Ron sshshh”

Kulakukan terus dan kupercepat genjotanku. Tubuh tante menggeliat semakin liar dan mengejang yang sepertinya Tante Mela sudah hampir klimaks..

“Ayo Ron pompa memek tante secepat dan sekeras mungkin dengan kontolmu itu.. Ougghh” gerakan tante semakin liar

Tante Mela juga menggoyangkan pantatnya maju mundur sehingga terasa sekali denyut memeknya.

“Ron , tante mau keluar.. Ougghh shh …..tante nggak kuat lagi..” kepalanya mendongak ke atas
“Kita sama-sama aja tante..” ucapku

Kupercepat genjotanku. Kupompa terus memek Tante Mela ini.. Dann.. Tante Mela memelukku dengan erat dan terasa semburan cairan kenikmatan bibi dalam memeknya..

“Croott ccrroott ccrroott..” Aku juga menyemburkan spermaku dalam memek Tante Mela ..

Akhirnya kami lemass.. Kontolku yang masih berada dalam memek tante.. Seperti dijepit.. Enak sekali denyutannya.. Aku juga membalas dengan membuat kontolku berdenyut..

“Hehe nakal ya kamu Ron” kata Tante Manja
“Tante juga” jawabku

Lalu kami berdua berciuman dan memainkan lidah.. Dan kucabut kontolku.. Terlihat cairan spermaku dan Tante Mela mengalir keluar dari memeknya.. Tanpa perintah langsung kujilati cairan yang membasahi memek Tante Mela sampai bersih.. Dan kugigit halus bibir memeknya..

“Auhghh, kamu kok nakal banget sih Ron” kata tante sambil mencubit perutku
“Habis memek tante enak sekali Kok”

Kami sama-sama tersenyum.. senyum yang terpusakan oleh tuntasnya birahi kami.

Selama seminggu menemani tante Mela, hampir tiada hari yang kami lewatkan untuk merengguk puasnya nafsu birahi kami. Bahkan kini jika ada kesempatan kami selalu melakukan persetubuhan. Dan aku berharapa semoga Om Rahman dapat tugas diluar kota lagi. Jika bisa ya sebulan sekalian… hehe.


Tags: Cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita seks selingkuh, cerita sex, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante, cerita sex terbaru.

Subscribe to receive free email updates: