Cerita Seks - Sama-sama Pertama Kalinya Ngeseks


Cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita seks selingkuh, cerita sex, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante, cerita sex terbaru 2017


Aku lelaki yang baru berumur 20 tahun, dan masih kuMutia h semester 3, sebut saja namaku Meta , wajahku biasa-biasa saja, gak ganteng-ganteng amat. Cuma tubuhku aja yang bisa dikatakan ideal buat seorang lelaki. Tinggiku 175 cm dan berat badan 65 kg.

Cerita seks ini bermula ketika pada suatu malam aku lewat di depan rumah bu Bidan yang terkenal memiliki wajah ayu, dia baru berumur sekitar 22 tahun dan berbody seksi banget. Rambutnya hitam panjang tergurai, saat itu kulihat bongkahan payudara yang besar tersembul dari balik pakaian putihnya, pantatnya yang bulat semakin menambah keseksiannya. Bu bidan terlihat sedang memeriksa seorang perempuan yang sedang hamil tua.

Sekilas dia melihatku dan tersenyum manis sekali, alamakkkk… itu ssudah membuatku melambung di atas awan, sehingga dalam otakku ssudah membayangkan betapa nikmatnya kalau bu bidan itu mau aku ajak bercinta. Disaat aku sedang dalam alam lamunan yang nikmat itu aku dikejutkan oleh suara lembut bu Bidan.

“Eh Mas… napa laitin aku mpe bengong gitu”? Tanya bu Bidan

Aku tidak segera menjawabnya, namun mataku malah tertuju kea rah bongkahan payudaranya yang besar itu, dan itu ssudah membuatku menelan lsudah .

“Eh… Bu Bidan… gak napa-napa kok bu… e… anu… bu Bidan seksi sekali” aku gugup menjawabnya.
“Ah… Mas ni bisa aja” Bu bidan menjawab sambil tetap tersenyum.
“Anu bu… sebenernya aku mau tanya sesuatu sama ibu…” aku melanjutkan bertanya.
“Namaku Mutia Mardani… panggil aja Mutia …” jawabnya sambil menyodorkan tangan ke arahku.

Segera aku sambut uluran tangannya dan aku genggan telapak tangannya yang lembut itu, dan kembali terbayang dalam pikiranku, gimana rasanya jika tangan lembut itu menggemgam penisku dan menggocok-ocoknya, dan lidahku ini mengulum dan menjilati puting payudaranya yang besar itu… ohhhh… pasti amat sangat nikmatttt…..

“Aku Meta bu…. Eh mbak Mutia … “ jawabku memperkenalkan diri.
“Eh … Mas Meta … katanya tadi mau Tanya sesuatu… masalah apa ya? Tanya bu bidan sambil mempersilahkan aku duduk.

Setelah kami duduk berhadapan dengan hanya dibatasi oleh sebuah meja, penisku tiba-tiba menggeliat dan segera membesar dan tersembul dengan gagahnya di balik celanaku, maka segera aku bertanya kepadanya.

“Begini Mut… eh maaf… boleh aku panggil Mutia aja ya Bu…? Tanyaku
“Boleh aja kok… kan umur kita sepantaran… ayo lanjutin…” jawabnya tetap dengan tersenyum
“Maaf sebelumnya ya Mut… sebenarnya aku malu untuk mengatakannya, namun aku takut dengan apa yang aku rasakan ini adalah kelainan… ini lho… alat vitalku ini kok kayaknya tidak seperti milik lelaki kebanyakan…” jelasku
“Terus yang kamu rasain gimana Met…? Mutia balik bertanya.
“Saat penisku ereksi kok tidak lurus, tapi malah membengkok ke kanan, dan apa nanti ketika aku beristri, aku bisa punya anak? Jawabku
“Gak papa … itu masih wajar kok” Mutia menjawab sambil berjalan ke arah bed periksa

Setelah Mutia membenahi dan menyingkirkan peralatannya yang masih berserakan di bed periksa, mutia mempersilahkan aku untuk berbaring di bed itu. Dan aku diam menunggu. Beberapa saat kemudia Mutia mendekatiku dan dia mulai membuka resleting celanaku dikit demi sedikit…

“Mut… kamu sudah sering ya nanganin masalah yang kaya gini” tanyaku
“Sudah jadi tugas dan resiko seorang Bidan Mas … namun nanganin kasus yang kaya gini yang baru mas meta ini …” jawabnya
’’Terus pertanyaan Mas Meta tadi apa maksutnya ya… ? dia balik menyerang
“Enggak pa pa Kok, Eh … kamu uda punya suami? tanyaku
“Pacar ja belum punya kok? Jawabnya sungkat
“Masa sih… kamu kan cantik… masa gak punya cowok? Takut diduain yaaa…? Tanyaku meyelidik
“Ach … enggak juga…” dia menjawab sambil tersenyum
“Kalo belum ada… boleh gak kalo aku daftarin diri? Kataku merayu

Mutia tersenyum memandangiku sambil tangannya berusaha membuka resletingku, namun dia sejenak menghentikan gerakannya dan bergerak ke arah pintu. Mutia menutupnya. Kini hanya tinggal kami berdua yang ada di dalam dan sampai akhirnya resleting celanaku ssudah di buka dan sekilas aku lihat dari balik rok mininya yang hanya sedikit menutupi pahanya yang mulus itu terlihat warna kehitaman tercetak ditengah-tengah celana dalamnya yang berwarna pink, sebagai tanda bahwa ada cairan mengalir dari dalam vaginya, wow… ternyata dia sudah basah.

Penisku bertambah tegang saat melihat Cdnya yang suda basah itu, apalagi saat ini dia sudah merabai penisku yang sudah tegang pasti dia juga sudah membayangkan yang ngeres seperti aku dan aku tau pasti dia juga menginginkan penisku , aku jadi tambah semangat apalagi aku sama sekali belum pernah ngeseks, dan sekarang aku berada di sini di samping bidan yang cantik, lagi seksi.

Beberapa saat kemudian dia membuka celana dalamku. Tiba-tiba dia menjerit saat melihat penisku yang sudah tegang menjulang tegak ke atas. Kemudian tanpa meminta pesetujuanku Mutia sudah langsung menggemgam kepala penisku, dan dia mulai mengocok-ocokkan penisku.

“Acchhh…. Enak Mut…” Rintihku keenakan di kocok kocok

Selanjutnya aku menyuruhnya untuk memasukan penisku ke dalam lubang mulutnya yang mungil itu. Lalu perlahan penisku mulai di masukkan kedalam mulutnya di maju mundurkan, aku tak kuat menahan permainannya itu, ahirnya aku ngecrot kedalam mulutnya,

“Sudah nyampai ya Mas…? Tanyanya dengan mata sayu
“Iya Mut… permainan kamu nikmat banget sih…” jawabku sambil merasakan keluarnya air mani dari dalam penisku.

“Sekarang gantian aku yang mainin ya Mut…”
“iya mas…” jawabnya sambil menganggukan kepala

makasih nov, ah itu belum apa apa dia berkata’ baru permainan mulut belum juga permainan sebenarnya ntar kalu penis kamu sudah masuk vagina ku itu baru permainan yang sebenarnya,, aku suka tuh kan dia pengalaman banget dalam hati berkata ok kita lanjut,,,’ . Lalu aku membuka roknya sekarang lebih jelas CD nya yang sudah demikian basah, awalnya aku bermain di permukaan CD nya yang halus, aku gesek gesekan telapak tanganku ke pusat lubang klistorisnya, dia mendesis keenakaan

“Achhhh…. kamu pintar banget mas Meta…”

Aku tak hiraukan pujiannya, aku terus menggesek gesekan telapak tanganku ke seluruh bagian vaginanya, sampai ahirnya ia mencapai klimaksnya yang pertama…

“Aah ...ah…..enak mas ….” erangan yang panjang terdengar dari mulutnya yang mungil

Setelah beberapa saat kubiarkan Mutia menikmati puncak nikmatnya, segera kubuka semua pakaian yang masih nempel di tubuhnya, begitupun dengan semua pakaianku dilucuti oleh Mutia. Sekarang kami sudah sama-sama bugil, aku mulai menyerang dan mengulum bibir merahnya yang ranum itu dan memainkan kedua puting susunya aku remas remas ke dua susunya yang super besar itu, putingnya yang hitam kemerah merahan itu dan buah dada yang besar putih mulus sungguh membuat aku semakin buas, aku emutin putingnya, aku remas-remas kedua payudaranya, dan lidah ku mulai menuju gundukan diantara kedua pahanya yang tanpa tumbuh rambut .

Vagina yang begitu empuk kenyal berwarna kemerah merahan, kedua pahanya yang putih mulus itu aku renggangkan ke kiri dan ke kanan, selanjutnya aku jilati klistorisnya, ku gesek-gesekkan lidahku ke liang vaginanya turun naik,

“Aauuucchhhh …. Mas Metaaaa…. Enak bangetttt….” Mulutnya mendesis

Kumasukan jari tengahku ke dalam vaginanya, dan kugerakkan maju mundur, jariku terasa semakin basah di dalam lubang vaginanya. Mutia Menggeliat menggelinjang tak karuan, tubuhnya tiba-tiba mengejang, kedua pahanya menjepit erat kepalaku. Mutia sudah mencapai klimaks keduanya.

“Acchhh… Masss…. Jangan siksa aku donkkkk… enak bangettt massss….” Mutia menjerit saat lahar nikmat keluar dari lubang vaginanya.
“Kamu suka sayangggg…. “ jawabku
“Suka banget massss…. Tapi jangan siksa aku terus dong… cepet masukin penis kamu… aku sudah gak tahan nihhhh…” Mutia semakin kesetanan

Tanpa menunggu jawabanku, Dia tarik penisku dia masukkan penis aku kedalam vaginanya yang sudah basah penuh cairan nikmatnya itu, sedikit demi sedikit aku dorong penisku ke lubang vaginanya, ternyata susah banget menerobosnya. Maka kuulangi lagi dengan perlahan aku coba masukkan lagi, begitu kepala penisku mulai menerobos lubang vaginanya, dia agak merintih kesakitan, tak menghiraukan desah sakitnya, maka dengan sekali dorong penisku sudah tertanam sepenuhnya kedalam vaginanya , dan Mutia menjerit keras.

“Aaaaahhhhhh…..sakittttttt….”

Dan aku rasakan ada cairan kental yang mengalir menempel di ujung kepala penisku, dan ternyata itu darah keperawanannya,

“I love u sayang ….” Aku mencoba menenangkannya
“I love u too Honey ….? Jawabnya sambil menggigit bibir bawahnya

Kembali aku memeluk tubuh Mutia, dan sedikit demi sedikit aku mulai gerakan maju mundur penisku. aku ambil bantal dan aku taruh di bawah pinggulnya, selanjutnya permainanku yang sesunggunhnya aku mulai, aku maju mundurkan batang penisku dengan irama yang semakin cepat

“Aaacchhhhh.. ah ,,uh… enak banget mas penis kamu..” Dia mendesah lagi

Kukulum bibirnya yang mungil merah itu sambil meremas remas kedua payudaranya, aku semakin cepat dank eras memaju mundurkan penis ke dalam vaginanya yang basah dan licin.

“ahhh … ahhhh …ahhh …” Mutia semakin meracau merasakan nikmat gesekan penisku

Beberapa saat kemudian, aku mulai merasakan cairan maniku aku segera menyembur..

“Aku mau nyampai Mut….”
“Barengan Mas … Aku juga mau nyampai lagiiii” jawabnya dengan mata terpejam

Penis semakin kuat dan cepat aku genjot maju mundur ke dalam vaginanya, dan pluk pluk suara penisku dan vaginanya yang saling mengejar nikmat surgawi… akhirnya..

“Aaaaahhhhhh…..” bersamaan kami telah mencapai klimkas yang maha dahsyat.
“I love u sayangku…” kataku sambil mengulum bibirnya
“I love u too sayang…” mutia memelukku erat sekali

Hari hari kami selanjutnya selalu di penuhi dengan kencan dan selalu ngeseks , entah itu pagi atau siang dan juga entah tu malam . kita berdua selalu tak pernah henti menyalurkan hasrat seks kami.

Tags: Cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita seks selingkuh, cerita sex, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante, cerita sex terbaru.

Subscribe to receive free email updates: