Cerita Seks - Menikmati Memek Perawan di Alun-alun Kota

Cerita sex terbaru, cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita seks selingkuh, cerita sex, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante.

Ketika itu aku masih kelas 3 SMK, umurku baru 19 tahun, dan namaku Diah. Karena aku dari luar kota, maka aku tinggal di rumah kost. Cerita ini berawal saat aku bersama teman-teman jalan-jalan di alun-alun yang ada di kotaku yang kebetulan saat itu ada pertunjukan pagelaran seni.

www.cerwasa.com


Sesampai di alun-alun, aku berkeliling untuk melihat situasi di sekitar situ,waktu itu aku mendekati salah satu stand yang ada permainan memasukkan lingkaran dari rotan ke dalam botol, aku tertarik karena jika aku berhasil aku memasukkan linkaran 3 kali akan mendapatkan hadiah HP androit. Hal ini aku lakukan karena aku belum pernah punya HP. Tanpa aku sangka ternyata aku berhasil dan aku bisa mendapatkan .betapa senangnya diriku bisa mendapatkan HP androit yang selama ini aku inginkan.

Setelah itu aku kembali berkeliling untuk melihat-lihat stand-stand yang lain , saking asyiknya tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 10.00 malam, tenggorokan juga kurasakan kering, lalu aku berjalan lagi untuk membeli minuman. Tiba di salah satu penjual minuman, di situ ada seorang cowok yang menurutku lumayan cakep.

“Halo dik ... boleh kenalan....?” katanya sambil menjulurkan tangannya mengajak bersalaman
“Boleh...” jawabku singkat sambil tersenyum
“Aku Bondan ” katanya
“Eee...aku Diah” jawabku
“Udah jam segini kok lom pulang... ma sapa? Tanyanya lagi
“Tadi ma temen-temen, tapi dah pada pulang semua...” jawabku
“Kita keliling-keliling lagi aja yuk...” ajak Bondan
“Boleh... tolong bawakan minumanku ya” jawabku sambil menganggukkan kepalaku

Singkat cerita, karena terasa tonggorokanku terasa kering, aku meminta minuman yang saya titipkan pada Bondan, begitu diberikan langsung saja aku minum, tetapi sesaat setelah minum itu aku merasakan sesuatu yang aneh pada diriku, badanku terasa panas dan semua memekku terasa gatal.... birahiku tiba-tiba bergolak. Seakan tanggap dengan itu Bondan mengajakku jalan menuju ke tempat yang agak gelap dan sepi .... saat dia memelukku tubuhku dan aku tidak menolaknya bahkan aku sangat mengharapkan, sebab saat itu napsu birahiku seakan-akan telah berada pada titik puncaknya.

“Aku suka kamu Diah ...” katanya sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku
“Ohhh... Bondan... aku jugaaaa “ jawabku Aku juga

Seketika itu Bondan mengulum bibirku... bulu-bulu rambut di seluruh tubuhku terasa merinding semua, sebab baru pertama kali ini bibirku dicium seorang cowok yang baru saja aku kenal. Bondan semakin buas melumat bibirku dan akupun menyambut ciuman dengan tak kalah buasnya.... sekitar 5 menit bibir kami saling melumat dan mengulum, hingga kemudian tangan Bondan mulai bergerilya meremas-remas susuku , aku mencoba untuk menepis tangannya untuk menolak, tapi Bondan tangan bondan seakan tak mau menyerah, terus dan terus berusaha berusaha menggapai dan meremasi kedua susuku.

“Tadi kamu bilang, kamu suka ma aku, kalau suka biarkan dong aku menyentuh susu kamu dong....” kata Bondan merayuku
“Iya iya ... boleh kok” jawabku yang akhirnya menyerah

Mendapat jawabanku itu, tanpa menunggu lama Bondan mulai melepaskan kancing bajuku satu persatu... demikian juga dengan pengait Bhku, maka segeralah kelihatan nongol kedua susuku yang putih dan kenyal. Bondanpun melumat Pentilku bagai bayi yang kelaparan, aku merasa geli tapi enak sekali.

“Bondan enak bangettttt...... teruuuuuuuuuss...” aku mendesah kenikmatan

Sambil terus melumat pentil-pentilku, tangan Bondan bergerak menjelajahi celanaku, dan berusaha membuka resletingnya... Birahiku semakin tak terbendung, sehingga aku menurut aja dan aku juga membalas aksinya dengan membuka resleting celana Bondan. Saat itu juga kontol Bondan yang sebesar pisang dan panjang nonggol berdiri tegak, pertama kali aku kaget melihatnya. tapi lama-lama aku mulai berani memegang dan meremasinya, bahkan aku masukkan ke mulutku dan kukulum

“Aaaacchhhhhh.... Terusssssss Diah.... Enakkkk.....” Bondan mendesah
10 menit aku dan Bondan saling mengoral, Selanjutnya Bondan membaringkanku di atas rumput dan menindih tubuhku. Bondan membuka kedua pahaku lebar-lebar yang kemudian memasukkan kontolnya yang besar dan panjang itu ke dalam lubang memekku ...

“Aduhhhh.... sakittttt...” aku menjerit karena merasakan sakit ketika kepala kontolnya merangsak masuk menerobos lubang memekku, tapi Bondan tak menghiraukan rintihanku, bahkan tetap berusaha menusukkannya... Begitu kepala kontolnya masuk ke lubang Memekku, aku menjerit dan menangis karena sakit dan perih sekali, dan darah segar mengalir di kedua pahaku, itulah darah perawan.

Sekitar 15 menit Bondan menggenjotku, mengeluar masukkan kontolnya di dalam lubang memekku, Bondan memintaku untuk berganti posisi, aku yang gantian di atas menindih tubuhnya, aku gak menolak ternyata dengan aku di atas itu, aku merasakan kenikmatan yang lebih dibanding ketika aku ada di bawah. Saat kontol Bondan telah masuk seluruhnya sampai mentok di dalam lubang memekku. Pelan-pelan aku menggoyangkan pantatku dan kedua tangan Bondan meremas-remas kedua susuku hingga aku merasakan kenikmatan yang luar biasa yang seakan-akan tubuh ku melayang di atas awan. Hingga akhirnya setelah beberapa saat

“Aaaacccaahhhhhh.....accchhhhhhhhhh.... Diahhhhhh aku mau sampaiiii” Bondan menjerit
“Aku juga sayanggggggg..... aku juga mau pipiiisssss....” aku merintih sambil terus mempermainkan goyangan pantatku semakin liar. Akhirnya akupun ikut mengeluarkannya cairan cairan kenikmatan.

Setelah itu, aku dan Bondan sama-sama lemas, badanku ambruk menindih tubuhnya, napas kami masih sama-sama ngos-ngosan. Bondan memelukku sambil menciumi semua wajahku, disaat itulah aku berkata lirih di telinganya, agar Bondan mau menanggung dan bertanggung jawab apa yang semua dia lakukan ke aku.

“Pasti sayang... pasti aku akan bertanggung jawab... sebab aku emang beber-bener suka sama kamu” jawab Bondan sambil tersenyum dan melumat bibirku lagi.

Karena jam telah menunjukkan hampir 11.30, Aku mengajak Bondan pulang. Akhirnya aku dan Bondan berjalan bergandengan tangan untuk menuju keluar dari tempat pagelaran seni dan mengantarkanku pulang ke kos-kostanku.

“Sayang... masuk dulu yuk” ajakku

Sesudah sampai dalam kamar kost, Bondan kusuruh duduk di kursi kmar, dan aku membuatkan minuman dingin untuknya....

“Diminum dulu sayang....? Kataku

Setelah minum, tiba-tiba Bondan memelukku, bibirnya dengan lembut melumat bibirku, dan tangannya bergerak mengesek-gesek memekku

“Sayang kita main lagi yuk...? suara bondan lirih di belakang telingaku
“Eeehhhh.... oohhhhh.... aku juga udah pengin lagi kok say...” aku mulai mendesah

Aku dan Bondan sama-sama membuka baju masing-masing sekaligus celana dalamnya, hingga badan kami berdua telah sama-sama telanjang bulat. Tak menunggu kami sudah saling mendekap dan saling melumat bibir dengan lebih liar dan ganas.

“Ayo sayang... kita habiskan malam ini, sampai kita bener-bener merasakan nikmat dan puas ya sayangku...” kata Bondan sambil berusaha menancapkan batang kontolnya di lubang memekku
“Iya sayang......” kataku dengan tanganku menggenggam batang kontolnya dan membimbingnya ke arah lubang memekku

Dengan sekali dorong, seluruh batang kontolnya telah amblas dalam ke memekku.

“Oooohhhhh.... Enak bangetttttt .... terus sayangggg” Aku mulai mendesah

Kira-kira 3 jam aku dan Bondan terus ngeseks, sampai kami sama-sama lemas dan mandi keringat. Baru jam 4 subuh kami tertidur dengan tubuh kami masih dalam keadaan telanjang bulat. Paginya aku putuskan untuk tidak berangkat kerja, aku ingin ngeseks dan ngeseks lagi dengan bondan. Kisah selanjutnya di inginseks22.com


Tags: Cerita sex terbaru, cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita seks selingkuh, cerita sex, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante.

Subscribe to receive free email updates: