Cerita Seks - Ngeseks Threesome di Ruang Kelas


Cerita sex terbaru, cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita seks selingkuh, cerita sex, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante.

Hay sobat cerwasa.com ... Perkenalkan namaku Nina. aku memiliki paras yang lumayan cantik, badanku yang kata teman2ku montok langsing dan sexy. Saat ini aku masih duduk di kelas 3 SMU. Cerita seks ini adalah sewaktu aku masih awal-awalnya duduk di banenggak u kelas 1 SMU. Saat itu mata pelajaran yang diberikan belum terlalu banyak karena kami masih dalam tahap peralihan dari murid smp menjadi murid smu. Tak terbayang olehku dapat masuk ke smu yang tergolong favorit di kota Semarang. impianku sejak dulu adalh memakai seragam putih abu2 karena seragam ini memiliki model rok yang lebih membuat tubuhku kelihatan sexy .

www.cerwasa.com

Saat itulah diantara teman2 baruku ada seorang cowok yang amat menarik perhatianku, sebut saja namanya Yudha . Di mataku dia itu amat sangat ganteng, apalagi tubuhnya sangat gagah dan atletis sehingga membayanenggak an wajahnya saja suda bisa membuatku terangsang. Bahkan aku sering melakukan masturbasi sambil membayanenggak an Yudha . walaupun sering bermasturbasi tapi saat itu aku belum pernah bercinta ataupun ngeseks , bahkan melihat gambar dan film porno juga belum pernah. Entah karena apa hari itu karena aku berencana untuk memberanikan diri menyatakan cinta kepada Yudha . maka saat jam istirahat aku sengaja mencari dan mengajaknya untuk ngobrol berdua di ruang belakang sekolah.

“Yud...., aku enggak tau gimana cara ngomongnya…” itu kalimat pertama saat itu

Saat itu aku benar2 galau, saat itu aku ingin membatalkan niatku tapi sudah kepalang tanggung. Akhirnya aku nekat mengatakannya.

“Yud... aku suka banget sama kamu, kamu mau pa gak jadi cowok aku ?” kataku meski aku merasa amat malu saat itu, rasanya seperti ditelanjangi habis-habisan.
“Nin... ntar pas kita pulang aja ya jwabnya” jawab Yudha sambil tersenyum

Hari itu selama jam pelajaran pikiranku tak menentu, “Muka gua mau ditaruh dimana kalau Yudha gak mau dan dia malah ceritain ke semua teman?” dalam hatiku “pasti aku jadi bahan celaan!” berbagai pertanyaan terus mengalir di otakku.

Saat bel pulang berdering, rasanya jantungku berdegup cepat. aku hanya duduk menunggu di kursi tempat dudukku, aku tidak memiliki keberanian untuk memandang apalagi mendekat menghampiri Yudha dan menanyakan jawabannya. Pada saat kelas sudah berangsur sepi, kulihat Yudha menghampiriku

“Nin ... bentar ya, aku tadi disuruh menemui kepala sekolah setelah bel pulang berbunyi” katanya.

Aku menunggu sendirian di kelas dengan hati yang penuh dengan tanda tanya.

“Aduh ... apa jangan2 Yudha ingin agar sekolah sepi dan mengajakku bercinta?” kepalaku penuh pertanyaan, hingga aku sama sekali tidak dapat berpikir sehat.

Beberapa menit kemudian tiba-tiba ada 2 cowok yang masuk ke ruang kelas, dan aku kecewa karena bukan Yudha yang datang melainkan Dino dan Sony dari kelas I-c. mereka menghampiriku, Dino berdiri didepanku dan Sony disamping kananku. Dino dan Sony bisa dikatakan sangat jauh dari tampan. dengan kulit yang hitam dan badan yang kurus, aku rasa akan menyulitkan mereka untuk mendapatkan cewek di sekolah ini.

“Kamu lagi nugguin Yudha ya Nin...?” kata Dino.
“Lo... kok kalian bisa tahu sih?” kataku
“Ya taulah ... kan tadi Yudha cerita.” Jawab Sony
“Kamu suka ma Yudha ya Nin?” tanya Dino lagi. aku cuma diam saja.
“Kok gak jawab...?” kata Sony .
“Males....” jawabku sedikit ketus

Rasa tidak suka mulai memenuhi otakku, tapi aku harus menahan diri karena Sony dan Dino adalah teman baik Yudha .

“Kamu beneran suka ya ma Yudah?” tanya Sony sambil merapatkan duduknya kepadaku dan menaruh tangannya di pahaku.
“Emang... tapi tangan kamu jangan sembarangan gini dong!” jawabku sambil menepis tangannya dari pahaku.
“Sembarangan kaya gimana maksud lo Nin...?” tanya Sony kali ini sambil menaruh tangannya lagi di pahaku dan mulai mengelus2nya
“Ya kayak gini ini!” jawabku sambil menunjuk tangannya tapi tidak menepisnya karena aku mulai terangsang dan berpikir mereka ini disuruh Yudha .
“Tapi tangan Sony enak kan?” kali ini Dino ikut bicara.

Sony semakin berani mengelus-elus pangkal pahaku, dan aku pura-pura berontak padahal dalam hati aku ingin dia melanjutkannya lebih dalam lagi.

“Sudahlah Nin... kamu nurut aja” kata Dino sambil bibirnya tersenyum senang. makin lama usapannya membuat gairah seks ku semakin tinggi, hingga tak kusadari aku membuka lebar pahaku.
“Katanya tadi aku sembarangan, eh sakarang malah menikmati... mulai terangsang ya Nin?” kata Dino. dia menggeser bangku di depan mejaku dan mulai masuk ke kolong mejaku.

Sony berganti mengerjai payudaraku, tangan kirinya mengusap dan meremasi payudara kananku sedangkan mulutnya menciumi dan menghisap payudara kiriku, hingga membuat seragamku basah oleh air liurnya. Dino yang berada di kolong meja lidahnya menjilat-jilat sampai pangkal pahaku dan sesekali lidahnya menyentuh memekku yang masih terbungkus cd tipisku yang berwarna pink.

Aksi mereka berdua sudah membuatku menggelinjang dan untuk sesaat membuat aku melupakan Yudha. Sony melepas kancing kemeja seragamku satu persatu dan kemudian melempar seragam itu entah kemana, begitupun dengan Bhku setelah berhasil dia lepas, dilempar entah kemana. Lidahnya menari-nari di kedua puting susuku membuatnya menjadi semakin membesar.

“Son ... sudah dong..., ntar kalau ada yang liatin giman?” kataku berpura-pura mengingatkan, padahal aku mengharapkan mereka untuk melanjutkan aksinya... sebab napsuku sudah sangat tinggi.
“Tenang Nin.... Sekolah udah gak da orang kok” kata Dino dari dalam rokku.

Sony terus saja mengerjai kedua payudaraku, dia memilinnya, meremas, menghisap, bahkan sesekali menggigitnya. Saat itu aku merasa sedang terbang di atas langit. aku merasakan ada cairan yang hangat keluar membasahi memekku, dan Dino menjilatinya. aku tak dapat melihatnya karena tertutapi oleh rokku.

Aksi mereka berdua telah membuatku seakan berada di surga. aku merasa memekku sudah amat basah dan Dino menaikkan rokku dan terus menjilati lubang memekku. Berapa saat kemudian badanku menegang dan aku merasakan cairan hangat penuh dengan rasa nikmat menyembur keluar dari memekku. Ohhhhh.... aku telah sampai pada klimaksku. Setelah itu otakku kembali normal dan aku merasa amat malu karena menikmati permainan ini. aku melenguuh panjang, setengah berteriak. aku mengalami orgasme di depan 2 cowok jelek yang belum lama aku kenal.

“Hey Nen .... ternyata kamu udah keluar ya?” kata Sony sambil tertawa.

Setelah itu mereka berdua mengangkat tubuhku dan menidurkan tubuhku di lantai. Kemudian mereka membuka pakainnya. Maka terlihatlah penis besar mereka yang telah tegang tegak berdiri, dan ini pertama kalinya aku melihat penis cowok, dan entah mengapa aku tidak merasa jijik bahkan gelora birahiku bangkit lagi. Dino membuka lebar pahaku dan menaruh kakiku di atas pundaknya. Pelan-pelan ia memasukkan penisnya ke liang senggamaku.

“Aaahhhh...., sakit Dinoooo” teriakku
“Tenang aja Nin..., entar juga kamu bakal keenakan kok... and bisa-bisa kamu ntar malah minta tambah lagi” kata Dino

Begitu batang penisnya telah seluruhnya terbenam dalam mememkku, perlahan Dino mulai menggerakkan pantatnya menggenjotku, awalnya terasa perih tapi makin lama makin terasa nikmat. Di sisi lain, Sony meraih tanganku dan menuntunnya ke penis miliknya. ia memintaku mengocoknya. Kemudian Sony mendekatkan penisnya kemulutku dan memintaku untuk memasukkan penisnya ke dalam mulutku dan dia minta aku mengulumnya. aku menjilatinya sesaat dan kemudian memasukkannya ke mulutku.

“Hisap kontol aku yang kuat Nin” katanya.

Akupun mulai menghisap dan mengocoknya dengan mulutku. tampaknya perlakuanku ini membuatnya ketagihan. Sony lalu menggerakkan maju mundur pingangnya lebih cepat. Berbarengan dengan itu Dino menghujamkan penisnya lebih dalam memekku semakin cepat dan kuat.

“Mmmmffhh.... aahhhhhh....” aku ingin berteriak tapi terhalang oleh penis Sony . Saat itu aku sadar keperawananku telah diambil dan dinikmati oleh mereka, oleh orang dua orang jelek yang baru beberapa hari aku kenal.
“Nin.... memek kamu enak bangetttt... sempit pula” kata Dino yang menggenjotku semakin liar.

Tanpa sadar goyangan pingulku dan hisapanku terhadap penis Sony juga semakin cepat dan kuat, dan akupun orgasme untuk yang kedua kalinya. Aku menjadi sangat lemas tapi karena genjotan Dino semakin liar aku pun juga tetap memberikan perlawanan dan menghisap penis Sony dengan liarnya. Akhirnya setelah beberapa saat menggenjotku, Dino menarik keluar penisnya dan melenguh panjang disusul semprotan pejuhnya ke perutku. Kulihat keringat membanjiri seluruh tubuhnya

30 menit aku menghisap penis Sony tapi ia tak kunjung klimaks. Lalu ia mencabut penis dari mulutku, ia telentang dan memintaku naik diatasnya. Disaat aku menggerakkan pantatku turun naik, Sony dengan leluasanya meremasi kedua susuku. 15 menit kemudian aku orgasme lagi untuk yang kesekian kalinya. kali ini aku berteriak amat keras dan kemudian jatuh lemas menindih Sony. Tak lama kemudian tubuh sony mulai tegang dan bergetar.

“Aku keluarrrrrr...Ninnnnnn.... aahhhhhhhh....” kali ini sony menyemburkan air maninya di dalam memekku.

Suasana saat itu seketika menjadi begitu hening, kami bertiga masih dalam keadaan diam dalam posisi tubuh telanjang bulat... Cuma aku masih penasaran dengan Yudha. Dimana sebenarnya saat ini dia berada. Cerita seks selanjutnya di inginseks22.com


Tags: Cerita bokep, cerita dewasa, cerita hot, cerita mesum, cerita ngentot, cerita seks perselingkuhan, cerita sange, Cerita seks, cerita seks selingkuh, cerita sex, cerita sex bergambar, cerita sex janda, cerita sex selingkuh, cerita sex tante, cerita sex terbaru.

Subscribe to receive free email updates: